Arahan Ketua Umum Bahlil, Musda Golkar Jambi Fokus Konsolidasi

--
JAMBITV.CO- Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Jambi akan digelar dalam waktu dekat. Musda kali ini disebut sebagai Musda Konsolidasi dan Rekonsolidasi.
Konsolidasi dan Rekonsolidasi, sesuai arahan Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia kepada Ketua DPD Golkar Jambi, Drs. H. Cek Endra, saat pertemuan pada Jumat (22/8).
Dalam pertemuan itu, kata Cek Endra Ketua Umum menekankan untuk merajut kebersamaan di internal partai, tidak terberai. Karena itu penekanan Musda Konsolidasi.
"Kita jangan terpecah karena Musda, mari kita bergandeng tangan bersama untuk menatap masa depan Golkar ke depan,"kata Cek Endra.
Dalam rapat persiapan Musda di Kantor DPD Golkar, Sabtu (23/8), Cek Endra mengajak seluruh pengurus dan panitia untuk memperkuat soliditas partai.
“Musda ini adalah Musda konsolidasi. Ini yang di minta DPP kepada kita semua. Kita jangan lagi pecah hanya karena Musda. Mari kita bersama merajut kebersamaan untuk membesarkan Golkar,” kata Cek Endra.
Ia menegaskan bahwa Musda menjadi agenda penting dalam penguatan kelembagaan dan soliditas internal Golkar secara berjenjang.
Diprediksi Aklamasi
Menjelang Musda XI, Cek Endra di sebut masih menjadi sosok yang di inginkan untuk kembali memimpin Golkar Jambi.
Dukungan dari mayoritas DPD II Kabupaten/Kota serta organisasi pendiri dan sayap Golkar masih solid.
Berdasarkan aturan, untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Golkar Jambi, kandidat harus mengantongi minimal 35 persen dukungan atau setidaknya empat DPD II.
Namun, dukungan mayoritas sudah di berikan kepada Cek Endra, sehingga peluang terjadinya aklamasi sangat besar.
Ketua DPD Golkar Batanghari, Adri SH, membenarkan hal tersebut.
“Sampai hari ini belum ada yang berubah. Apa yang di deklarasikan pada bulan Ramadhan lalu, dengan menyerahkan surat dukungan kepada beliau, masih solid,” ujar Adri.
Menurut Adri, Cek Endra layak memimpin kembali karena terbukti sukses membawa Golkar meraih kemenangan pada Pemilu Legislatif dan Pilgub Jambi.
“Prestasi ini menunjukkan kepemimpinan Cek Endra bukan hanya membesarkan partai secara elektoral, tapi juga menjaga soliditas kader,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: