BACA JUGA:Korupsi Pemutakhiran Pajak Penyidik Perpanjang Masa Penahanan Nella Cs Kota Jambi
"Aktivitas PETI menjadi perbincangan alot dalam jajaran dewan council UNESCO Global Geopark. Keberadaan PETI dinilai sangat mengancam kelestarian Geopark Merangin Jambi. Kami berharap, permasalahan ini dapat dituntaskan agar Geopark Merangin Jambi mendapatkan pengakuan sepenuhnya dari dunia," ujar Agus.
Ia berharap pemerintah daerah, baik Kabupaten Merangin maupun Provinsi Jambi, bersama aparat penegak hukum segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi aktivitas tambang ilegal tersebut.
Sementara itu, Sekda Merangin Zulhifni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini bekerja menjaga dan mengembangkan Geopark Merangin.
Menurutnya, capaian tersebut patut disyukuri karena menjadi bukti bahwa kawasan geopark kebanggaan masyarakat Merangin masih mendapat pengakuan di tingkat internasional.
"Ini adalah kabar baik dan capaian yang patut kita syukuri bersama. Atas nama Pemerintah Kabupaten Merangin, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras merawat, menjaga, dan mempertahankan kelestarian Geopark Merangin hingga tetap diakui di kancah dunia," ungkapnya.
Zulhifni menegaskan, mempertahankan pengakuan internasional bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.
Keberhasilan meraih green card harus menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan kawasan geopark, terutama dari ancaman PETI dan kerusakan lingkungan.