Dugaan Pelecehan Oknum Perawat, Kedua Pihak Berdamai, PPNI Minta Perawat Profesional

Dugaan Pelecehan Oknum Perawat, Kedua Pihak Berdamai, PPNI Minta Perawat Profesional

Ketua PPNI sarolangun saat di konfirmasi --

Kabupaten Sarolangun, Jambitv.co – Dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum perawat di RSUD Chatib Quzwain Sarolangun terhadap seorang pasien perempuan beberapa waktu lalu, kini telah menemui titik penyelesaian.

Kedua belah pihak telah sepakat berdamai secara kekeluargaan. Bahkan, laporan polisi yang sebelumnya dilayangkan ke Mapolres Sarolangun juga telah resmi dicabut.

Perkembangan kasus ini turut mendapat tanggapan dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Sarolangun. Pihak PPNI menilai kejadian tersebut diduga hanya terjadi karena adanya kesalahpahaman. Meski demikian, pihaknya bersyukur kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai.

Ketua DPD PPNI Sarolangun, Nur Sahid, mengatakan bahwa kejadian ini harus menjadi perhatian bagi seluruh tenaga perawat agar lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas dan selalu mengedepankan profesionalitas.

Ia meminta seluruh perawat di Kabupaten Sarolangun untuk bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP), sebagaimana sumpah dan janji yang telah diikrarkan sebagai tenaga kesehatan.

"Kita meminta seluruh perawat agar dapat bekerja secara profesional dan sesuai SOP. Sebagaimana sumpah dan janji yang sudah diikrarkan, setiap pasien harus kita perlakukan dengan baik karena pasien merupakan bagian dari keluarga yang harus kita layani dengan penuh tanggung jawab," ujar Nur Sahid.

Selain itu, Nur Sahid juga mengimbau masyarakat yang menemukan adanya dugaan tindakan perawat yang tidak sesuai dengan SOP agar dapat langsung menyampaikan pengaduan kepada PPNI Sarolangun.

Menurutnya, PPNI sebagai wadah organisasi profesi perawat akan menerima laporan masyarakat untuk selanjutnya dilakukan penelusuran dan menentukan langkah organisasi apabila ditemukan adanya pelanggaran.

Dengan adanya kejadian ini, PPNI berharap seluruh tenaga perawat di Sarolangun dapat semakin meningkatkan kedisiplinan, menjaga etika profesi serta memberikan pelayanan kesehatan secara profesional kepada masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: