Dompeng PETI Beroperasi di Tengah Kota Sarolangun, Warga Minta Aparat Bertindak

Dompeng PETI Beroperasi di Tengah Kota Sarolangun, Warga Minta Aparat Bertindak

Tangkapan layar Pada Video yang di adukan Masyarakat Ke medsos--

SAROLANGUN, JAMBITV.CO – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali menuai protes masyarakat di Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Kali ini, aktivitas dompeng PETI disebut berlangsung di tengah kota, tepatnya di aliran Sungai Batang Tembesi, Kelurahan Dusun, Kecamatan Sarolangun. Keberadaan aktivitas tersebut juga menjadi sorotan dan viral di media sosial.

Masyarakat meminta aparat penegak hukum segera mengambil tindakan terhadap aktivitas PETI tersebut. Warga menilai aktivitas tambang ilegal hanya memberikan keuntungan kepada pihak tertentu, sementara dampak yang ditimbulkan berpotensi dirasakan oleh masyarakat luas.

Menanggapi persoalan tersebut, Lurah Dusun Sarolangun, M. Dasuki, mengatakan pihak kelurahan telah memanggil sejumlah tokoh masyarakat dan para ketua RT untuk membahas aktivitas PETI yang berada di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan M. Dasuki saat diwawancarai pada Kamis sore, 8 Oktober 2026.

Menurutnya, pihak kelurahan akan mengambil langkah bersama masyarakat untuk menyikapi aktivitas tersebut. Pihaknya juga berencana menyampaikan surat kepada pihak kepolisian, baik Polsek maupun Polres Sarolangun.

“Kami sudah memanggil tokoh masyarakat dan RT untuk menanyakan serta membahas persoalan ini. Kami juga berencana melayangkan surat kepada pihak Polsek maupun Polres Sarolangun agar aktivitas tersebut dapat segera ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar M. Dasuki.

Masyarakat berharap laporan dan keresahan terkait aktivitas PETI di tengah kota tersebut dapat segera mendapat perhatian dari aparat penegak hukum, sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: