Di Mata Wartawan, H. A. Bakri Bukan Sekadar Politisi

Rabu 29-07-2026,15:04 WIB
Reporter : Mukhtadi Putra Nusa
Editor : Suci Mahayanti

Ansori mengikuti berbagai aktivitas H. A. Bakri yang konsisten memperjuangkan pembangunan Jambi.

Kekaguman itu membawanya bersilaturahmi ke kantor PAN.

Hubungan mereka pun semakin dekat hingga Ansori beberapa kali dipercaya mendampingi kunjungan kerja almarhum ke Kabupaten Bungo dan Tebo.

"Beliau mengajarkan bahwa politik bukan soal jabatan, tetapi bagaimana memberi manfaat kepada masyarakat," tuturnya.

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Hafizh Fattah, juga mengenang sosok H. A. Bakri sebagai pembimbing bagi generasi politisi muda.

"Jambi kehilangan salah satu tokoh terbaiknya. Melalui karier politiknya, sudah banyak manfaat pembangunan yang dirasakan masyarakat."

"Beliau itu mentor bagi kami. Sering menjadi teman berdiskusi dan bertukar pikiran tentang arah pembangunan Jambi."

Menjelang siang, iring-iringan kendaraan bergerak menuju Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Di sanalah perjalanan panjang seorang politisi, seorang pengusaha, seorang sahabat, sekaligus seorang guru kehidupan berakhir.

Namun sesungguhnya, tidak semua perjalanan selesai ketika liang lahat ditutup.

Sebab yang ditinggalkan H. A. Bakri bukan hanya jejak pembangunan.

Ia meninggalkan kenangan.

Kenangan tentang seorang wakil rakyat yang tidak pernah merasa lebih tinggi dari rakyatnya.

Tentang seorang politisi yang tetap menghormati wartawan, bahkan ketika berada di puncak karier.

Tentang seorang sahabat yang selalu menyelipkan motivasi dalam setiap percakapan.

Dan tentang seorang putra Jambi yang memilih mengabdi hingga akhir hayatnya.

Kategori :