Melainkan karena ia adalah salah satu politisi yang tidak pernah menjaga jarak dengan media.
Ia selalu menjawab telepon.
Selalu menyapa lebih dulu.
Selalu menyediakan waktu untuk diwawancarai, bahkan ketika agenda politiknya padat di Jakarta.
Tidak sedikit wartawan muda yang pertama kali belajar meliput politik nasional melalui sosok H. A. Bakri.
Ia tidak pernah mempersulit akses informasi.
Sebaliknya, ia justru menganggap media sebagai sahabat perjalanan dalam menyampaikan kerja-kerja politik kepada masyarakat.
Bagi Direktur Jambi TV sekaligus Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi, Mukhtadi Putranusa, hubungan itu bahkan telah terjalin jauh sebelum H. A. Bakri menjadi anggota DPR RI.
Mereka sama-sama pernah berada dalam satu ruang perjuangan politik nasional ketika tergabung dalam Tim Lembang 9 yang mendukung pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla pada Pemilihan Presiden.
Kala itu, rapat-rapat kecil berlangsung di sebuah ruko di kawasan Simpang Pulai, Jambi.
Sesekali berpindah ke Posko Lembang 9 di Jakarta.
Perjalanan Jambi–Jakarta menjadi rutinitas.
Di ruang-ruang sederhana itulah banyak gagasan lahir.
"Banyak kenangan bersama almarhum. Bahkan sebelum beliau menjadi anggota DPR RI kami sudah sering bersama," kenang Mukhtadi.