Isu Pembangunan Stockpile Batubara PT.SAS Akan Dilanjutkan Setelah Jabatan Fasha Berakhir Berhembus

Isu Pembangunan Stockpile Batubara PT.SAS Akan Dilanjutkan Setelah Jabatan Fasha Berakhir Berhembus

Isu Pembangunan Stockpile Batubara PT.SAS Akan Dilanjutkan Setelah Jabatan Fasha Berakhir Berhembus-Agustri-Jambitv.disway.id

Jambitv.co, KotaJambi - Pemerintah Kota Jambi dipastikan berkomitmen menolak pembangunan stockpile batubara diwilayah Kota Jambi. Meskipun saat ini bergulir isu, jika pembangunan stockpile akan berlanjut menanti pelantikan PJ Walikota Baru , alias berakhirnya masa jabatan Walikota Jambi.

Penyelesaian rencana pembangunan stockpile dan pelabuhan batubara di Aurduri, Kelurahan Aur Kenali Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, sudah lama tak terdengar. Belum ada upaya tegas dari pemerintah dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Bahkan beredar kabar pembangunan stokcpile itu akan dilanjutkan setelah masa jabatan Wali Kota Jambi Syarif Fasha berakhir.

BACA JUGA:DLH Temukan Pelanggaran Ketentuan Pada Pembangunan Stockpile Batu Bara PT SAS

Wali Kota Jambi Syarif Fasha saat dikonfirmasi terkait hal itu mengatakan,  bahwa dari sisi pemerintah kota jambi tetap berkomitmen, menolak rencana pembangunan stockpile batubara dan pelabuhan batubara oleh PT Sinar Anugerah Sukses atau PT SAS, dikawasan pemukinan masyarakat di Aurduri tersebut. Namun meski begitu fasha memgaku tidak mengetahui kebijakan Pemprov.

“Kalau dari sisi Pemerintahan Kota Jambi Insyaallah tetap komit, saya tidak tau kalau Pemerintah Provinsi nanti. Lihat saja nanti pejabat walikotanya siapa, kalau pejabat walikotanya punya integritas dan memang mau betul-betul tindakan aturan, maka itu tidak bisa dilaksanakan, tolong kawan-kawan media kawal ini semua nanti.” kata Fasha.

BACA JUGA:Stockpile Batu Bara PT SAS Akan Berdampak Pada 20 Ribu Pelanggan PDAM, Sumber Air Intake PDAM Akan Tercemar

Sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi menyebut ada beberapa hal yang tidak dilakukan oleh PT SAS. Selain soal sosialisasi, PT SAS tidak memiliki pelaporan dokumen rencana pengelolaan lingkungan dan rencana pengolahan lingkungan  kepada pemerintah Kota Jambi. Ditambah lagi ada kegiatan land clearing PT SAS yang tidak mengikuti kaedah lingkungan yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: