BATANGHARI, JAMBITV.CO - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari memetakan dua kecamatan paling rawan lonjakan kasus ISPA, keduanya adalah Bajubang dan Muara Bulian, yang dinilai rawan terdampak asap kebakaran hutan dan lahan.
Seiring meningkatnya kasus kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada kualitas udara serta meningkatkan paparan asap bagi masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari mulai melakukan pemetaan wilayah guna meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Bahkan dari hasil pemetaan di delapan kecamatan, dua kecamatan kini dipetakan sebagai wilayah paling rawan lonjakan kasus ISPA.
Petugas Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari, Sri Hartanti, mengatakan dua kecamatan yang dianggap paling rawan ISPA tersebut yakni Muara Bulian dan Bajubang. Potensi peningkatan kasus ISPA di dua kecamatan ini dinilai cukup tinggi, mengingat dua wilayah ini paling banyak terjadi kasus kebakaran hutan dan lahan, hingga kualitas udara dalam kategori tidak sehat akibat paparan asap.
BACA JUGA:Siaga Karhutla, Pemerintah Perkuat Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Jambi
"Kami menghimbau masyarakat agar tidak membakar lahan dan mengurangi aktivitas di luar. Selain itu, penting untuk menjaga asupan cairan dengan banyak minum air putih, menjaga asupan gizi, serta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," jelasnya.
Dengan demikian, Sri Hartanti meminta masyarakat di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan. Sementara untuk mencegah lonjakan kasus ISPA, ia mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan memakai masker ketika kondisi udara terpapar asap. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara terbuka, karena dapat memperburuk kualitas udara dan mengganggu saluran pernapasan.