Kendalikan Inflasi, Pemprov Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah

Kendalikan Inflasi, Pemprov Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah

Kendalikan Inflasi, Pemprov Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah-Arfani-Jambitv.co

KOTAJAMBI, JAMBITV.CO - Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya mengendalikan inflasi yang mencapai 3,60 persen melalui Gerakan Pangan Murah. Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi untuk menjaga ketersediaan, distribusi, dan stabilitas harga bahan pokok.

Untuk mengendalikan inflasi daerah yang mencapai 3,60 persen akibat kenaikan harga sejumlah komoditas pangan serta menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah Provinsi Jambi terus melakukan langkah-langkah konkret, di antaranya melalui pemantauan harga secara berkala, penguatan koordinasi dengan pemerintah kabupaten, kota, dan pemangku kepentingan lainnya, termasuk Bulog, distributor, serta pelaku usaha. Upaya tersebut juga dilakukan melalui pelaksanaan operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah.

BACA JUGA:Kapolda Jambi Resmikan Lapangan Bulutangkis Siginjai Presisi dan Buka Turnamen Kapolda Cup 2026

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, saat menghadiri pembukaan Bazar Gerakan Pangan Murah. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Sani mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjaga ketersediaan serta kelancaran distribusi bahan pokok, sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah masyarakat. Ia berharap bazar dapat berlangsung lancar dan tertib, serta mengingatkan agar kebutuhan pokok yang tersedia diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu.

"Gerakan Pangan Murah ini telah memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ketika harga pangan stabil dan terjangkau, daya beli masyarakat akan tetap terjaga, dan roda perekonomian daerah dapat bergerak lebih sehat dan stabil," ujarnya.

BACA JUGA:DPKPP Kota Sungai Penuh Gelar Rakor Percepat Swasembada Pangan berbasis PM-AAS

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Johansyah, menyampaikan harga sejumlah komoditas pangan masih relatif stabil. Harga cabai merah keriting saat ini sekitar 37 ribu rupiah per kilogram, masih di bawah harga acuan penjualan atau HAP sebesar 50 ribu rupiah per kilogram. Johansyah juga meminta Korwil SPPG kabupaten dan kota mengingatkan vendor penyedia agar membeli bahan pangan langsung dari petani maupun penyedia daging, bukan dari pasar, sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan.

"Gerakan Pangan Murah (GPM) menjadi strategi yang sangat efektif selama beberapa tahun terakhir. Kegiatan ini hadir langsung di tengah masyarakat, menyasar lokasi-lokasi di mana harga cenderung melambung, dan menawarkan harga komoditas yang jauh lebih terjangkau. Beras, minyak goreng, gula, tepung, cabai, dan beberapa komoditas lain dijual dengan harga di bawah pasar, sehingga masyarakat dapat menikmati harga yang lebih aman dan stabil," ujarnya. 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait