PUPR Muaro Jambi Bangun 3 Workshop Alat Berat,Telan APBD Rp.6 Miliar
PUPR Muaro Jambi Bangun 3 Workshop Alat Berat,Telan APBD Rp.6 Miliar-Yasri-Jambitv.co
MUAROJAMBI, JAMBITV.CO- Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menyiapkan tiga workshop baru untuk menopang pekerjaan infrastruktur, khususnya pemeliharaan dan perbaikan jalan.
Pembangunan fasilitas tersebut dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Muaro Jambi dengan nilai sekitar Rp6 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muaro Jambi, Anjar Prabowo, mengatakan tiga workshop itu akan dibangun di Kecamatan Sungai Gelam, Sungai Bahar, dan Kumpeh Ulu.
"Tiga workshop akan dibangun tahun ini. Lokasinya di Sungai Gelam, Sungai Bahar, dan Kumpeh Ulu. Anggarannya sekitar Rp6 miliar dari APBD Muaro Jambi," katanya.
Anjar Prabowo menyampaikan, keberadaan workshop di sejumlah titik tersebut dirancang untuk memangkas jarak mobilisasi alat berat dan material ketika terjadi kerusakan jalan atau pekerjaan infrastruktur lainnya.
Nantinya, kata dia,alat berat serta material yang dibutuhkan untuk pekerjaan perbaikan jalan akan ditempatkan di Masing-masing workshop. Dengan begitu, mobilisasi peralatan tidak lagi sepenuhnya bertumpu pada kantor utama Dinas PUPR.
"Jadi alat berat dan material untuk perbaikan jalan bisa kita standby kan di Masing-masing workshop. Ini akan memudahkan mobilisasi karena alat sudah tersentral di Titik-titik yang ditentukan," sampainya.
Menurut Anjar, dengan tambahan tiga fasilitas tersebut, Kabupaten Muaro Jambi nantinya memiliki empat workshop PUPR. Satu workshop lainnya berada di kompleks Kantor Dinas PUPR Muaro Jambi.
Anjar menyebut pembangunan workshop ini merupakan bagian dari program Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi untuk memperkuat penanganan infrastruktur daerah.
BACA JUGA:DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif
"Ini merupakan program Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi. Harapannya, keberadaan workshop ini bisa mempercepat penanganan jalan dan memudahkan mobilisasi alat ke lokasi pekerjaan,"ujarnya.
Saat ini, kata Anjar, proses pembangunan tiga workshop tersebut sudah memasuki tahap tender. Pemerintah daerah menargetkan pekerjaan fisik dapat segera dimulai setelah seluruh proses pengadaan rampung.
"Dalam waktu dekat pembangunan akan dilaksanakan," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: