Kapolres Kerinci Ajak Orang Tua Tidak Takut Melapor Kasus Kekerasan Seksual dan TPPO

Kapolres Kerinci Ajak Orang Tua Tidak Takut Melapor Kasus Kekerasan Seksual dan TPPO

Marak Kasus Kekerasan Seksual Dan TPPO-Dewi Wilona-Jambitv

KERINCI, JAMBITV.C0- Banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, serta munculnya kasus TPPO di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, membuat Kapolres Kerinci meminta para orang tua korban, jangan takut untuk melaporkan tindak kejahatan tersebut.

Maraknya kasus persetubuhan, kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, ditambah lagi tindak pidana perdangan orang (TPPO), yang terjadi diwilayah hukum Polres Kerinci, turut menjadi perhatian serius Kapolres Kerinci.

Kapolres Kerinci AKBP Muhamad Mujib, meminta para orang tua tidak takut ataupun malu, untuk melaporkan kepada pihak kepolisian, jika ada anak atau saudara yang menjadi korban.

BACA JUGA:Polres Kerinci Tangkap Terduga Pelaku TPPO Di Hotel

Kapolres Kerinci juga menambahkan, bahwa anak yang menjadi korban seksual bukanlah sebuah aib, melainkan harus ditangani dan pelaku harus ditangkap, agar tidak lagi memakan korban lebih banyak lagi.

Hal ini tidak hanya menjadi target Polres Kerinci, melainkan program dan arahan langsung dari presiden republik indonesia, sehingga pihaknya akan terus intens menjalankan program pemberatasan, para pelaku TPPO dan kekerasan seksual yang ada di Kabupaten Kerinci maupun Kota Sungai Penuh.

BACA JUGA:Marak Kasus Kekerasan Seksual dan TPPO, Kapolres Sarolangun Himbau Warga Jangan Takut Melapor

TPPO dan TPPA yang mana saat ini presiden kita memang gencar dan mengintruksikan, untuk seluruh jajaran kepolisian untuk memberantas kegiatan TPPO. Jadi kami dari pihak Polres Kerinci menghimbau kepada seluruh masyarakat wilayah hukum Polres Kerinci, agar melaporkan kepada kami bilamana ada keluarga, sanak, maupun tetangga yang menjadi korban dari kedua hal tersebut yaitu TPPO dan TPPA, untuk jangan takut apalagi malu karena ini bukan merupakan aib, akan tetapi tindak pidana yang dilakukan oknum yang ingin meraup keuntungan pribadi,” jelas AKBP Muhamad Mujib.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: