Jambitv.co, Kota Jambi - Tim Asistensi Ditreskrimum Polda Jambi dan Polres Tebo, kini terus bergerak mendalami Kasus Kematian Airul Harahap Seorang santri di Pondok Pesantren Raudatul Mujawwidin. Hingga saat ini sudah ada penambahan saksi yang mereka periksa, baik dari santri, pengurus pondok, serta keterangan dokter ahli.
Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira mengatakan, untuk progres pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 54 orang saksi. Terdiri dari rekan korban, pengurus pondok pesantren, termasuk saksi ahli dalam hal ini dokter yang memeriksa korban. Baik saat pemeriksaan pertama di klinik saat kejadian, serta saksi ahli dari dokter otopsi. BACA JUGA:Kasus Kematian Santri, Polres Tebo Akan Perkarakan Surat Yang Dikeluarkan Oleh Klinik di Rimbo Bujang “Untuk progresnya sampai dengan tadi malam kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 54 orang saksi. Ini terdiri dari pertama adalah rekan rekannya korban atau santri, kemudian pengurus ponpes termasuk keterangan saksi ahli, dalam hal ini adalah dokter yang memeriksa korban. Baik pada saat pemeriksaan pertama di klinik saat kejadian, yang kedua di rsud di malam hari menjelang dini hari tanggal 15 pasca kejadian. Serta saksi ahli dari dokter otopsi, yang melaksanakan pemeriksaan setelah dilaksanakannya ekshumasi pada tanggal 20 november 2023,” Kata Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira Dirreskrimum Polda Jambi. Sebelumnya, polisi sudah memeriksa saksi sebanyak 47 orang. Terdiri dari santri, pengurus pondok pesantren , dokter klinik dan dokter rumah sakit daerah. BACA JUGA:Kasus Kematian Santri di Tebo, Ibu Alm. Airul Harahap Curiga Teman Sekamar Anaknya Sulit Diajak Komunikasi Selain itu, kombes andri juga menjelaskan, bahwa pihaknya saat ini juga mendalami terkait hasil pemeriksaan korban. Dimana memang ada perbedaan dari surat pertama kematian korban, dengan hasil dari dokter yang memeriksa di rsud dan hasil otopsi. “Memang Ada perbedaan keterangan dari dokter yang mengeluarkan seurat pertama tentang kematian korban. Dengan dokter yang memeriksa pada saat di rsud dan hasil otopsi, itulah yang juga kita dalami,” Tambah Andri. BACA JUGA:Tim Hotman Paris Datangi Polres Tebo, Sampaikan 7 Poin Terkait Kasus Kematian SantriSaksi Yang Diperiksa Terkait Kasus Kematian Santri di Tebo Bertambah Menjadi 54 Orang
Kamis 21-03-2024,10:32 WIB
Reporter : Rudiansyah
Editor : Bahtiar AB
Kategori :
Terkait
Senin 01-12-2025,12:24 WIB
Ratusan karyawan PT Wanamukti Wasesa di Tebo Lakukan Aksi Mogok Kerja, Sampaikan 9 Tuntutan
Sabtu 29-11-2025,12:00 WIB
Dua Unit Mobil di SPBU Sungai Bengkal Terbakar Saat Antre BBM
Kamis 27-11-2025,11:53 WIB
Belasan Titik Hotspot Terpantau, Curah Hujan di Kabupaten Tebo Cenderung Minim
Kamis 27-11-2025,11:48 WIB
Kepulan Asap Muncul di Komplek Perkantoran Bupati Tebo, Hampir Sebabkan ATM Kebakaran
Senin 24-11-2025,11:58 WIB
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, Hanya 1.806 Wajib Pajak Manfaatkan Pemutihan
Terpopuler
Senin 02-02-2026,19:27 WIB
Ops Keselamatan Siginjai 2026 Resmi Di Gelar, Beberapa Point Jadi Target Prioritas
Selasa 03-02-2026,14:12 WIB
Menikah Dan Punya Anak Dengan Warga Sarolangun, Warga Palestina Datangi Kantor Disdukcapil
Selasa 03-02-2026,10:11 WIB
Komisi I DPRD Tebo Gelar RDP Bersama Kades dan BPD Sungai Rambai
Selasa 03-02-2026,09:52 WIB
Irwasda Polda Jambi Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan 2026
Selasa 03-02-2026,10:23 WIB
Warga Muaro Jambi Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Sumur, Tim SAR lakukan Evakuasi
Terkini
Selasa 03-02-2026,14:12 WIB
Menikah Dan Punya Anak Dengan Warga Sarolangun, Warga Palestina Datangi Kantor Disdukcapil
Selasa 03-02-2026,10:34 WIB
Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Sungai Penuh Menurun
Selasa 03-02-2026,10:29 WIB
Polres Kerinci Gelar Operasi Keselamatan 2026 Antisipasi Kamtibmas
Selasa 03-02-2026,10:26 WIB
Pemkab Kerinci Perkuat Cegah Stunting Lewat SECANTING
Selasa 03-02-2026,10:23 WIB