BATANGHARI, JAMBITV.CO - Empat Titik Api Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Batang Hari Kembali Ditemukan pada Senin Kemarin
Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Batang Hari kembali menemukan sejumlah titik api kebakaran hutan dan lahan. Kali ini, tepatnya pada Senin, 19 Oktober 2026, empat titik api ditemukan di sejumlah wilayah.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Batang Hari, Sholihin, menyebutkan empat titik api tersebut ditemukan tersebar di empat kecamatan. Yakni di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, dengan luas lahan terbakar sekitar dua hektar; kemudian di Desa Simpang Karmeo, Kecamatan Batin XXIV, dengan luas sekitar dua hektar.
Selanjutnya di Dusun Talang Lado, Desa Pasar Terusan, Kecamatan Muara Bulian, dengan luas lahan terbakar sekitar satu hektar. Sedangkan satu titik kebakaran lainnya berada di Seberang Mersam, Kecamatan Mersam. Luas lahan di lokasi ini belum dapat dipastikan karena berada di area gambut, sehingga petugas masih melakukan proses pendinginan.
BACA JUGA:Empat Titik Karhutla Muncul di Batang Hari, Petugas Temukan Jerigen Diduga Berisi Pertalite
"Jadi kemarin di hari Senin ada empat titik api yang kita lakukan pemadaman. Yang pertama itu di Seberang Mersam, kemudian di Pompa Air, yang kedua di Talang Lado, dan yang keempat itu di Simpang Karmeo. Nah, untuk penyebab, kita masih dalam penyelidikan gabung, nanti akan diinformasikan lebih lanjut. Untuk pemadaman di Pompa Air, itu lebih kurang dua jaman, kemudian di Simpang Karmeo itu lebih kurang satu jam setengah ke dua jam juga. Kemudian yang di Talang Lado itu satu jaman. Dan untuk yang di Mersam Seberang, hari ini kawan-kawan dari Manggala melanjutkan untuk pendinginan, karena di Seberang Mersam itu lahannya itu gambut," kataya.
Kebakaran tersebut melanda lahan semak belukar dan juga lahan perkebunan milik warga. Namun, untuk penyebab kebakaran, diduga akibat unsur kesengajaan. Terlebih dari sejumlah titik kebakaran tersebut, terdapat kawasan lahan kosong yang telah disтейing. Bahkan, dari salah satu titik lokasi kebakaran, petugas juga menemukan jerigen berukuran lima liter yang diduga berisi BBM jenis Pertalite. Temuan ini menjadi salah satu bukti adanya dugaan aktivitas pembakaran lahan yang dilakukan oknum warga.