Pemkab Sarolangun Kembali Berlakukan Belajar Tatap Muka Dengan Tetap Perhatikan Prokes

Pemkab Sarolangun Kembali Berlakukan Belajar Tatap Muka Dengan Tetap Perhatikan Prokes

Kadis Disdikbud Sarolangun Arsyad Saat di Wawancarai--

SAROLANGUN, JAMBITV.CO – Pemerintah Kabupaten SAROLANGUN mulai memberlakukan kembali proses belajar mengajar secara tatap muka bagi siswa sekolah, setelah hampir tiga minggu menerapkan pembelajaran daring akibat kondisi kualitas udara yang memburuk.

Kebijakan ini diambil meskipun Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kabupaten SAROLANGUN masih berada dalam kategori tidak sehat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten SAROLANGUN, Arsyad, mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka kembali diberlakukan dengan ketentuan tertentu berdasarkan jenjang kelas.

“Pembelajaran tatap muka kembali diberlakukan bagi siswa kelas IV SD hingga jenjang SMP dan SMA. Sementara itu, untuk siswa kelas III SD ke bawah masih melaksanakan pembelajaran secara daring,” ujar Arsyad.

Meski kegiatan belajar di sekolah kembali berjalan, pemerintah daerah tetap mengingatkan pihak sekolah dan orang tua agar memperhatikan kondisi kesehatan anak, terutama di tengah kualitas udara yang masih belum membaik.

Arsyad menjelaskan, siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka diwajibkan menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk meminimalkan paparan polusi udara.

Selain itu, siswa yang memiliki riwayat penyakit pernapasan tidak diwajibkan mengikuti pembelajaran tatap muka. Mereka tetap diperbolehkan menjalani proses belajar secara daring demi menjaga kondisi kesehatan.

“Kami tetap memperhatikan kondisi kesehatan siswa. Bagi anak-anak yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, mereka masih diperbolehkan mengikuti pembelajaran secara daring,” demikian keterangan yang perlu dikonfirmasi kepada Arsyad.

Pemerintah daerah berharap kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan baik tanpa mengabaikan keselamatan dan kesehatan para siswa di tengah kondisi udara yang masih berada dalam kategori tidak sehat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait