- Belanja tidak terduga sebesar Rp2,78 miliar; dan
- Belanja transfer sebesar Rp777,37 miliar.
Penyesuaian belanja dilakukan melalui sejumlah kebijakan, di antaranya pergeseran anggaran, pengurangan anggaran, serta rasionalisasi belanja pada sejumlah program dan kegiatan perangkat daerah.
Pada sisi pembiayaan, Pemerintah Provinsi Jambi juga melakukan penyesuaian terhadap penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun anggaran sebelumnya.
Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), SILPA disesuaikan menjadi Rp68,60 miliar, atau mengalami penurunan sebesar Rp17,07 miliar dari target SILPA yang ditetapkan pada APBD murni Tahun Anggaran 2026.
Sementara itu, pada sisi pengeluaran pembiayaan tidak dilakukan perubahan.
Dalam rapat paripurna tersebut, Gubernur Al Haris juga menyampaikan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi yang hingga saat ini masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait.
Gubernur Al Haris mengungkapkan, luas lahan yang terdampak Karhutla di Provinsi Jambi mencapai sekitar 2.975 hektare. Berdasarkan penanganan dan informasi yang diterima pemerintah daerah, sebagian besar kejadian tersebut diduga berkaitan dengan pembakaran secara sengaja.
“Delapan puluh persen lahan terbakar sengaja dibakar, ada tujuh puluh lima kasus di Polda Jambi,” ujar Gubernur Al Haris.
Pemerintah Provinsi Jambi terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik panas (hotspot) dan titik api sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas.
Saat ini tercatat 134 titik hotspot, sementara terdapat sejumlah titik api yang menjadi perhatian, di antaranya berada di wilayah Kumpeh, Sungai Gelam, Bajubang, serta kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang.
“Titk hotspot ada 134 titik, titik api ada empat di Kumpeh, Sungai Gelam, Bajubang, dan Taman Nasional Berbak Sembilang,” katanya.
Untuk mempercepat penanganan di lapangan, pemerintah terus mengoptimalkan operasi pemadaman, termasuk melalui dukungan operasi udara.
BACA JUGA:Karhutla Batang Hari Belum Padam, Gubernur Al Haris Perkuat Operasi Darat dan Udara
“Ada empat water bombing yang terus kita turunkan untuk lahan yang terbakar,” ungkap Gubernur Al Haris.
Selain operasi pemadaman, sebanyak 81 posko telah dioperasikan untuk mendukung penanganan Karhutla di berbagai wilayah Provinsi Jambi.