Dampingi Menhut, Al Haris Dorong Desa Rawan Karhutla Jadi Hutan Desa
Dampingi Menhut, Al Haris Dorong Desa Rawan Karhutla Jadi Hutan Desa-Arfani-Jambitv.co
KOTAJAMBI, JAMBITV.CO - Gubernur Jambi Al Haris mendampingi Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni meninjau sejumlah lokasi konservasi gajah Sumatera dan pengelolaan hutan berbasis masyarakat di Kabupaten Tebo dan Bungo, Senin (28/9/2026). Kunjungan diawali dengan meninjau kawasan konservasi gajah di Tebo. Keduanya melihat langsung upaya perawatan satwa, mulai dari penyediaan pakan hingga edukasi. Al Haris menilai petugas konservasi telah melakukan berbagai upaya dalam merawat gajah. Dalam kunjungan ini, Raja Juli juga menyerap aspirasi masyarakat terkait konflik gajah. Warga mengeluhkan populasi gajah yang terus bertambah dan mulai mengganggu lahan masyarakat.
Dari Tebo, rombongan melanjutkan kunjungan ke kawasan hutan lindung yang dikelola sebagai hutan desa di Kabupaten Bungo. Al Haris menyebutkan bahwa masyarakat turut berperan menjaga hutan dan sungai melalui tradisi Lubuk Larangan.
BACA JUGA:Gubernur Al Haris: Kerukunan Umat Beragama Modal Membangun Provinsi Jambi
Selain pengelolaan hutan, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Berbak juga menjadi perhatian. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan tim gabungan telah berada di lokasi untuk melakukan penyekatan api dan operasi water bombing. Menurutnya, penanganan karhutla di kawasan Berbak menghadapi kendala karena karakteristik lahan gambut dan luasnya kawasan. Api yang telah dipadamkan masih berpotensi kembali muncul, sehingga proses pendinginan dan penanganan harus terus dilakukan.
“Bukan kami cerita, jadi hari ini saya dan Pak Menteri pertama melihat bagaimana teman-teman di Tebo, khususnya di kawasan konservasi gajah. Mereka luar biasa merawat gajah-gajah kita, dari mulai nanam rumput untuk makanan gajah, merawatnya, dan sebagainya, bahkan juga ada edukasi-edukasi di situ,” ujar Al Haris.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: