BATANG HARI, JAMBITV.CO - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kembali terjadi di Kabupaten Batang Hari. Dalam satu hari, tepatnya Jumat (28/8/2026) kemarin, sebanyak sembilan titik api terdeteksi dan berkobar di tiga kecamatan.
Sembilan titik api tersebut tersebar di Kecamatan Muara Bulian dan Bajubang, masing-masing empat titik. Sementara satu titik api lainnya ditemukan di Kecamatan Muara Tembesi. Kondisi tersebut membuat tim Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Kabupaten Batang Hari bergerak cepat melakukan penanganan di sejumlah lokasi. Seperti Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Batang Hari bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Manggala Agni, TNI-Polri, serta tim gabungan lainnya, dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Tim gabungan harus menyebar ke sejumlah wilayah, karena titik kebakaran berada di lokasi yang berbeda. Upaya tersebut dilakukan untuk melokalisasi api, sekaligus mencegah kebakaran kembali meluas. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Hari, Sholihin, mengatakan kebakaran terjadi di sejumlah lahan perkebunan milik warga serta kawasan hutan. “Yang terbakar ada lahan perkebunan masyarakat dan juga kawasan hutan, termasuk di kawasan Tahura Sultan Thaha Syaifuddin Jambi, di Senami Kelurahan Sridadi,” ujar Sholihin. Sholihin menyebut, berdasarkan data sementara yang dihimpun BPBD Batang Hari, luas lahan perkebunan warga dan kawasan hutan yang terbakar diperkirakan mencapai 34,5 hektare. Namun, khusus untuk kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, petugas gabungan masih melakukan inventarisasi untuk memastikan luasan area yang terdampak kebakaran. “Untuk luasan yang terbakar, sementara ini sekitar 34,5 hektare. Khusus untuk kawasan Tahura, masih kita inventarisasi lebih lanjut,” kata Sholihin. Ia menambahkan, petugas masih melakukan pemantauan di sejumlah lokasi guna memastikan tidak ada titik api baru maupun bara yang berpotensi kembali memicu kebakaran. Sholihin juga mengimbau masyarakat, terutama warga yang beraktivitas di kawasan perkebunan dan hutan, agar tidak melakukan pembakaran lahan. Menurutnya, kondisi cuaca serta lahan yang kering dapat mempercepat penjalaran api sehingga berpotensi memperluas dampak karhutla. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran, karena kondisi lahan yang kering dan cuaca seperti saat ini bisa menyebabkan api cepat menyebar,” pungkasnya.9 Titik Api Kepung Batang Hari, 34,5 Hektare Hutan dan Lahan Perkebunan Terbakar dalam Sehari
Sabtu 29-08-2026,17:05 WIB
Reporter : Pirdana Atrio
Editor : Pirdana Atrio
Tags : #trc bpbd
#tahura sts jambi
#satgas karhutla
#manggala agni
#kebakaran lahan
#kebakaran hutan
#karhutla
#jambi
#batang hari
Kategori :
Terkait
Sabtu 29-08-2026,17:05 WIB
9 Titik Api Kepung Batang Hari, 34,5 Hektare Hutan dan Lahan Perkebunan Terbakar dalam Sehari
Sabtu 29-08-2026,09:59 WIB
Polri Bersama TNI dan Stakeholder Gerak Cepat Tangani Karhutla di Sarolangun
Jumat 28-08-2026,14:25 WIB
WARNING !!! Kualitas Udara Sarolangun Sudah Tidak Sehat, Kurangi Aktifitas Di Luar Rumah Atau Gunakan Masker
Jumat 28-08-2026,09:55 WIB
Pertamina EP Bantu Padamkan Lima Titik Kebakaran Lahan di Jambi
Terpopuler
Sabtu 29-08-2026,10:16 WIB
Dua Bulan Buron, Residivis Jambret Emas Dibekuk Polisi di Banten
Sabtu 29-08-2026,09:57 WIB
Wali Kota Maulana Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026, Kampung Bahagia Jadi Inovasi Unggulan
Sabtu 29-08-2026,09:59 WIB
Polri Bersama TNI dan Stakeholder Gerak Cepat Tangani Karhutla di Sarolangun
Sabtu 29-08-2026,10:01 WIB
Kapolda Jambi Resmikan Lapangan Bulutangkis Siginjai Presisi dan Buka Turnamen Kapolda Cup 2026
Terkini
Sabtu 29-08-2026,17:05 WIB
9 Titik Api Kepung Batang Hari, 34,5 Hektare Hutan dan Lahan Perkebunan Terbakar dalam Sehari
Sabtu 29-08-2026,10:16 WIB
Dua Bulan Buron, Residivis Jambret Emas Dibekuk Polisi di Banten
Sabtu 29-08-2026,10:14 WIB
Kasus Jambret Pakai Jaket Ojol, Pelaku Gasak Emas Korban
Sabtu 29-08-2026,10:13 WIB