BATANG HARI, JAMBITV.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari mencatat, sedikitnya terdata 50,47 hektare lahan terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah setempat. Luas lahan yang terbakar tersebut, ditemukan dari hasil penanganan Karhutla sepanjang Januari hingga Juli Tahun 2026 ini.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Batang Hari, Asriyal, mengatakan. Bahwa data tersebut merupakan hasil pemantauan sekaligus penanganan yang dilakukan Tim Reaksi Cepat BPBD bersama instansi terkait, selama tujuh bulan terakhir. “Berdasarkan hasil penanganan yang telah dilakukan sejak Januari hingga Juli 2026, terdapat 47 titik kebakaran yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Batang Hari. Total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 50,57 hektare,” kata Asriyal, Kamis (30/07/2026). Menurutnya, sebagian besar lahan yang terbakar merupakan area perkebunan dan lahan kosong yang ditumbuhi semak maupun rumput liar. Kondisi cuaca yang kering selama musim kemarau membuat api mudah menyebar ketika terjadi pembakaran di lahan. Asriyal menjelaskan, dari hasil identifikasi di lapangan, mayoritas kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas manusia. Beberapa kasus diduga berawal dari pembakaran sampah setelah alih fungsi lahan, sementara sebagian lainnya berasal dari praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar. “Rata-rata lahan yang terbakar merupakan lahan perkebunan dan lahan kosong yang ditumbuhi rumput liar. Dugaan sementara, penyebab kebakaran masih didominasi oleh kelalaian pemilik lahan, baik karena membakar sampah pasca alih fungsi lahan maupun membuka lahan dengan cara dibakar,” jelasnya. Dengan kondisi ini, BPBD Kabupaten Batang Hari kembali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka dalam bentuk apa pun selama musim kemarau. Selain berpotensi memicu kebakaran yang meluas, tindakan tersebut juga dapat menimbulkan kerugian lingkungan, ekonomi, dan membahayakan keselamatan masyarakat. Sementara sebagai langkah antisipasi, Pemerintah daerah melalui BPBD bersama Tim Satgas Karhutla di Kabupaten Batang Hari. Juga terus berupaya menggencarkan patroli, meningkatkan pemantauan titik panas, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan agar kasus kebakaran hutan dan lahan tidak meluas selama musim kemarau berlangsung.Karhutla Meluas di Batang Hari, 50,57 Hektare Lahan Terbakar
Kamis 30-07-2026,16:38 WIB
Reporter : Pirdana Atrio
Editor : Pirdana Atrio
Tags : #waspada karhutla
#titik api
#siaga bencana karhutla
#satgas karhutla
#pemkab batang hari
#kebakaran lahan
#kebakaran hutan
#karhutla
#jambi
#bpbd batang hari
Kategori :
Terkait
Selasa 15-09-2026,13:30 WIB
Kualitas Udara Sarolangun Mulai Membaik, Saat Ini Sudah Masuk Katagori sedang
Rabu 09-09-2026,19:23 WIB
Kebakaran Lahan di Pemayung! Pohon Terbakar Tumbang, Ibu dan Dua Anak Jadi Korban
Rabu 09-09-2026,19:13 WIB
7 Hektare Lahan Perkebunan Sawit dan Jabon di Batang Hari Terbakar
Senin 07-09-2026,17:15 WIB
Tahura Sultan Thaha Syaifuddin Terbakar Lagi, Enam Hektare Lahan Hangus
Senin 07-09-2026,09:57 WIB
Kebakaran Lahan, Kebun Sawit Warga Terbakar, Api Mendekati Permukiman
Terpopuler
Selasa 15-09-2026,10:51 WIB
Karhutla Sungai Aur Hari Ke-4 Belum Padam, Sekitar 30 Hektare Lahan Terbakar
Selasa 15-09-2026,09:56 WIB
Pemkab Muaro Jambi Dorong Warga Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 2026
Selasa 15-09-2026,09:58 WIB
Gubernur Al Haris Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD 2026
Selasa 15-09-2026,10:48 WIB
Dampak Kemarau, Ribuan Ikan Keramba di Desa Aro Mendadak Mati
Selasa 15-09-2026,09:18 WIB
Sengketa Lahan 3,5 Hektare Memanas, Warga Blokir Akses Masuk PT. PAS di Parit Culum
Terkini
Selasa 15-09-2026,13:30 WIB
Kualitas Udara Sarolangun Mulai Membaik, Saat Ini Sudah Masuk Katagori sedang
Selasa 15-09-2026,10:51 WIB
Karhutla Sungai Aur Hari Ke-4 Belum Padam, Sekitar 30 Hektare Lahan Terbakar
Selasa 15-09-2026,10:48 WIB
Dampak Kemarau, Ribuan Ikan Keramba di Desa Aro Mendadak Mati
Selasa 15-09-2026,10:39 WIB
Viral di Media Sosial, Aksi Preman Rusak Mobil Korban
Selasa 15-09-2026,10:35 WIB