Sugeng Haryadi, Jaksa yang Belajar dari Hati Nurani Dari Tangis Sidang Pertama hingga Memimpin Kejati Jambi

Kamis 12-02-2026,05:35 WIB
Reporter : Admin
Editor : Mukhtadi Putra Nusa

JAMBITV.CO – Sugeng Haryadi menyebut pengalaman menangani perkara kemanusiaan dan hukum adat menjadi pelajaran terbesar dalam kariernya. Ia menilai keadilan tidak selalu sama bagi setiap orang.

Pengalaman di Garut dan Bali membentuk pandangannya bahwa hukum harus mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, rasa keadilan lahir dari kehidupan masyarakat, bukan sekadar teks hukum.

Sugeng Haryadi menyebut pengalaman menangani perkara kemanusiaan dan hukum adat menjadi pelajaran terbesar dalam kariernya. Ia menilai keadilan tidak selalu sama bagi setiap orang.

Pengalaman di Garut dan Bali membentuk pandangannya bahwa hukum harus mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, rasa keadilan lahir dari kehidupan masyarakat, bukan sekadar teks hukum.


Di balik jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Haryadi menyimpan kisah panjang pengabdian. Ia bukan lahir dari cita-cita menjadi jaksa, melainkan dokter. Namun takdir membawanya ke dunia hukum selama lebih dari tiga dekade.

Ia pernah menangis saat pertama kali menuntut seseorang di pengadilan. Baginya, hukum bukan sekadar menghukum, tetapi mencari keadilan manusiawi. Pengalaman menghentikan perkara demi masa depan anak menjadi refleksi penting dalam perjalanan kariernya.

 

Kini sebagai Kajati Jambi, Sugeng mendorong paradigma baru: hukum yang humanis, restoratif dan berpihak pada masyarakat. Ia percaya keadilan bukan hanya tertulis dalam undang-undang, tetapi lahir dari hati nurani dan realitas sosial.

Kategori :