Terperangkap Lukah, Warga Temukan Seekor Buaya Berkalung Tas

Terperangkap Lukah, Warga Temukan Seekor Buaya Berkalung Tas

Terperangkap Lukah, Warga Temukan Seekor Buaya Berkalung Tas--

BATANG HARI, JAMBITV.CO - Warga Desa Bajubang Laut Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari, kembali menemukan seekor buaya yang terjerat dalam alat perangkap ikan tradisional. Kali ini Selasa (10/02/2026), seekor buaya ditemukan terperangkap di dalam lukah yang dipasang di aliran sungai desa setempat. Uniknya, saat ditemukan terdapat 2 tas yang tersangkut di leher buaya itu.

 

Seekor buaya kecil yang diperkirakan memiliki panjang hampir 1,5 Meter ini, pertama kali ditemukan oleh Zuhdi yang kesehariaannya sebagai pencari ikan di aliran sungai Batanghari. Penemuan buaya inipun menarik perhatian warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

 

“Pagi tadi sekitar jam 11.00 WIB, saya pergi ke sungai bersama cucu saya pito untuk melihat lukah pakai perahu ketek. Satu persatu lukah yang di pasang kita angkat, tapi sewaktu mengangkat lukah yang ke-7 ternyata ada buaya di dalamnya,” kata Zuhdi.

 

Saat ditemukan, Zuhdi mengaku kondisi buaya yang terjerat di dalam alat perangkap ikan yang terbuat dari bahan bambu itu, sudah dalam keadaan lemas. Sehingga saat proses evakuasi, tidak ada perlawanan yang membahayakan dari seekor buaya tersebut.

 

“Tidak ada perlawanan, cuma bergerak-gerak sedikit, mungkin karena sudah terlalu lemas. Nah yang buat kami aneh, kok bisa ada 2 tas dileher buaya ini. Satu tas perempuan, dan satu tas laki-laki,” ungkapnya.

 

Sayangnya, setelah di evakuasi dan hendak dibawa ke daratan atau ke pinggir sungai. Nyawa buaya itu tidak lagi dapat diselematkan dan akhirnya mati saat dalam perjalanan.

 

“Pas di ketek tetap kami ikat pakai karung, takutnya kan buaya ini pura-pura lemas. Tapi sebelum sampai ke pinggir sungai rupanya sudah mati. Harapan kami buaya ini tetap hidup, biar bisa kami lepaskan lagi ke sungai,” jelas Zuhdi.

 

Sementara, terkait asal usul 2 tas yang ditemukan di leher buaya itu. Disinyalir merupakan tas yang tidak lagi terpakai dan sengaja dibuang oleh warga setempat ke sungai, hingga akhirnya tidak sengaja tersangkut ke leher buaya tersebut. Terlebih saat ditemukan, tidak ditemukan satupun barang-barang berharga ataupun identitas di dalam tas tersebut.

 

Untuk diketahui, penemuan buaya di Desa Bajubang Laut ini sudah 2 kali terjadi. Dimana pada 23 Januari 2026 lalu, seekor buaya sepanjang lebih kurang 3 Meter ditemukan terperangkap dalam jaring ikan yang dipasang warga di aliran anak sungai Desa setempat. Buaya itupun langsung ditangkp dan di Evakuasi oleh sejumlah warga untuk diserahkan ke pihak yang berwenang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: jambitv.disway.id