Dalam Enam Hari, Tercatat 805 Kasus ISPA Di Batang Hari
Dalam Enam Hari, Tercatat 805 Kasus ISPA Di Batang Hari-Pirdana Atrio-Jambitv.co
BATANGHARI, JAMBITV.CO - Memburuknya kualitas udara akibat kasus kebakaran hutan dan lahan hingga menimbulkan kabut asap kini mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat khususnya di Kabupaten Batang Hari. Bahkan dari hasil pendataan pihak Dinas Kesehatan daerah setempat, dalam kurun waktu enam hari, setidaknya sudah tercatat sebanyak 805 orang warga yang menderita penyakit infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.
Pejabat Fungsional Entomolog Kesehatan Ahli Muda Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari, Sri Rahayu, mengatakan ratusan kasus tersebut ditemukan sejak 24 Agustus sampai 29 Agustus 2026, yakni beriringan dengan maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan dan memburuknya kualitas udara hingga mengakibatkan daerah setempat diselimuti kabut asap. Kondisi ini diakuinya paling rentan menyerang anak-anak, lansia, maupun ibu hamil.
"Kami menyebarkan Google Form ke 20 faskes sejak 24 Agustus untuk memantau data pasien terdampak krisis karhutla secara real-time. Hingga tanggal 29 Agustus pukul 14.00 WIB, tercatat akumulasi sebanyak 805 kasus ISPA yang masuk," ungkap Sri Rahayu.
Sri Rahayu memastikan kasus ISPA yang ditemukan tersebut tersebar di 18 puskesmas maupun dua rumah sakit di Kabupaten Batang Hari. Di mana dari delapan kecamatan, penyakit ini paling banyak menyerang warga di Kecamatan Muara Bulian, Batin XXIV, dan Kecamatan Bajubang. Dengan demikian, ia meminta warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah serta memakai masker jika berada di luar ruangan untuk mengurangi risiko paparan kabut asap.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: