Karhutla di Batang Hari Meluas, 263,4 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar
Karhutla di Batang Hari Meluas, 263,4 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar-Pirdana Atrio-Jambi TV
BATANG HARI, JAMBITV.CO - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menjadi perhatian di Kabupaten Batang Hari. Terlebih sejak 1 Januari hingga 28 Agustus 2026 ini, sedikitnya tercatat seluas 263,4 hektare hutan dan lahan terbakar di daerah setempat.
Data tersebut dihimpun dari kejadian karhutla yang tersebar di setiap Kecamatan di Kabupaten Batang Hari. Lahan yang terbakar mayoritas merupakan tanah mineral, sementara sebagian kecil lainnya merupakan lahan gambut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Hari, Sholihin mengatakan. Ratusan hektar lahan yang terbakar tersebut, merupakan hasil peanganan dari 125 titik api yang ditemukan di 8 Kecamatan.
“Kawasan yang terdampak kebakaran meliputi hutan dan lahan perkebunan milik masyarakat,” ujarnya.
Sholihin menjelaskan, berdasarkan data per kecamatan. Muara Bulian menjadi wilayah dengan luas lahan terbakar paling besar di tahun ini, yakni mencapai sekitar 84,38 hektare. Kemudian disusul Kecamatan Bajubang dengan luas 74,3 hektare dan Maro Sebo Ulu sebanyak 42,75 hektare.
“Sementara itu, luas lahan terbakar di Kecamatan Muara Tembesi tercatat 28,40 hektare, Mersam 16,75 hektare, Pemayung 10,27 hektare, Batin XXIV 5,75 hektare, dan Maro Sebo Ilir 0,8 hektare,” jelasnya.
Iapun mengungkapkan, kondisi karhutla di wilayah Batang Hari ini akan terus menjadi perhatian. Tim Reaksi Cepat BPBD bersama Petugas gabungan dari Tim Satgas Karhutla daerah setempat, sampai saat ini tengah fokus melakukan pemantauan terhadap titik api, untuk mengantisipasi potensi kebakaran yang semakin meluas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: