BPBD Tanjabtim Siapkan Langkah Strategis Hadapi Ancaman El Nino “Godzilla”

BPBD Tanjabtim Siapkan Langkah Strategis Hadapi Ancaman El Nino “Godzilla”

BPBD Tanjabtim Siapkan Langkah Strategis Hadapi Ancaman El Nino “Godzilla”-Wahyu-Jambitv.co

MUARASABAK, JAMBITV.CO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak fenomena El Nino ekstrem yang kerap disebut sebagai “El Nino Godzilla”. Langkah ini dilakukan berdasarkan pembaruan data dan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala Pelaksana BPBD Tanjabtim, Amri Juhardi, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengikuti rapat koordinasi tingkat Provinsi Jambi yang dihadiri seluruh kepala pelaksana BPBD se-Provinsi Jambi, serta narasumber dari BMKG. Data dan proyeksi dari BMKG tersebut menjadi landasan utama dalam menyusun langkah mitigasi di daerah, khususnya di wilayah rawan seperti Tanjabtim.

“Fenomena El Nino tahun ini berpotensi memicu musim kemarau yang lebih panjang dan kering. Kondisi ini meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah gambut seperti Tanjabtim,” ujar Amri Juhardi, Rabu (8/4).

Berdasarkan informasi BMKG, El Nino kuat umumnya ditandai dengan anomali suhu muka laut di Samudra Pasifik yang meningkat signifikan, sehingga mengurangi curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia. Dalam kondisi ekstrem, curah hujan bisa turun hingga di bawah normal selama beberapa bulan berturut-turut, meningkatkan potensi hotspot dan kebakaran lahan.

BACA JUGA:Waspada El Nino: Kemarau Panjang Mengintai, Muaro Jambi Siaga Karhutla

Sebagai langkah awal, BPBD Tanjabtim akan segera menggelar rapat koordinasi lanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan di tingkat kabupaten. Rapat tersebut juga akan menghadirkan pihak BMKG guna memperoleh pembaruan data terkini serta rekomendasi teknis yang lebih spesifik.

“Setelah rapat koordinasi, kami akan melaksanakan apel siaga sebagai bentuk kesiapan personel. Selanjutnya, kami menyiapkan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta mengintensifkan patroli lapangan untuk mitigasi langsung,” tambahnya.

BPBD juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk TNI, Polri, Manggala Agni, perusahaan, serta masyarakat dalam upaya pencegahan dini. Edukasi kepada masyarakat terkait bahaya membuka lahan dengan cara membakar juga akan terus ditingkatkan.

Dengan serangkaian langkah tersebut, BPBD Tanjabtim berharap dapat menekan risiko bencana seminimal mungkin, baik kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan, selama periode El Nino berlangsung.

“Intinya, kami berkomitmen untuk terus berupaya mengurangi risiko bencana di wilayah Tanjabtim melalui kesiapsiagaan dan koordinasi yang matang,” tutup Amri Juhardi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: