Polisi Baru Kantongi 6 Nama Pemodal Sumur Minyak Ilegal di Kawasan Tahura Dusun Senami

Polisi Baru Kantongi 6 Nama Pemodal Sumur Minyak Ilegal di Kawasan Tahura Dusun Senami

Polisi Baru Kantongi 6 Nama Pemodal Sumur Minyak Ilegal di Kawasan Tahura Dusun Senami-Pirdana-Jambitv

BATANGHARI, JAMBITV.CO - Terhitung sejak Desember 2024 lalu sampai Februari 2025, peristiwa kebakaran sumur minyak ilegal di kawasan Tahura Dusun Senami Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari. Sedikitnya sudah terjadi 4 kasus, hingga membakar 7 lubang sumur. 

Peristiwa ini membuktikan jika aktivitas illegal drilling belum dapat diberantas oleh pihak pemerintah maupun aparat penegak hukum yang berwenang.

Sementara dari hasil penyelidikan, ataupun penyidikan yang telah dilakukan. Pihak kepolisian mengaku baru mengantongi sedikitnya 6 nama pemodal, atau pemilik sumur minyak ilegal yang beroperasi dan terbakar di kawasan itu.

BACA JUGA:Api di Tiga Lubang Sumur Ilegal Tahura Senami Sudah Padam, Identitas Pemilik Sumur Sudah Dikantongi Polisi

Seperti yang diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Husni Abda. Meski sudah melakukan penutupan paksa terhadap 53 lubang sumur pasca peristiwa kebakaran tersebut. 

Namun pihak kepolisian belum dapat menangkap 6 orang pemodal ataupun pemilik sumur minyak ilegal di kawasan itu. Sejauh ini, kepolisian mengklaim masih lakukan penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA:Usai Puluhan Sumur Minyak Ilegal Ditertibkan, Kebakaran Kembali Terjadi Kawasan Tahura Senami

“Dari sejumlah nama pemilik sumur minyak ilegal itu, dua diantaranya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Yakni berinisial ‘UPL’ dan ‘DK’ yang saat ini masih diburu polisi,” katanya.

Sementara dari hasil penindakan, kepolisian pun sejauh ini baru berhasil menangkap dua orang pekerja ilegal driling di kawasan Tahura Desa Jebak tersebut. Disamping itu, sejumlah peristiwa kebakaran yang terjadi, juga mengakibatkan sekitar 7 orang pekerja menjadi korban karena mengalami luka bakar serius.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: