Kecelakaan Lalu Lintas di Batang Hari Selama Operasi Ketupat 2026

Kecelakaan Lalu Lintas di Batang Hari Selama Operasi Ketupat 2026

Kecelakaan Lalu Lintas di Batang Hari Selama Operasi Ketupat 2026--

BATANG HARI, JAMBITV.CO - Selama Operasi Ketupat tahun 2026 ini, sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten BATANG HARI. Bahkan dari sejumlah kasus kecelakaan tersebut, seorang pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia usai terlibat tabrakan, dan beberapa di antaranya mengalami luka-luka.

Selama pelaksanaan Operasi Ketupat terhitung sejak 13 Maret sampai 25 Maret 2026, sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan lintas Kabupaten Batang Hari. Bahkan selama operasi tersebut, sedikitnya terjadi sekitar 4 kasus kecelakaan di daerah setempat.

Deretan kasus kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di ruas jalan lintas Ness, Desa Batin, Kecamatan Bajubang. Di lokasi ini, dua unit mobil jenis Toyota Avanza dan Daihatsu Terios mengalami ringsek usai terlibat tabrakan. Kemudian satu unit mobil Avanza ditemukan mengalami kecelakaan di Desa Benteng Rendah, Kecamatan Mersam, hingga menabrak warung dan juga pohon.

BACA JUGA:Kecelakaan Maut di Jalintim Muaro Jambi, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Kecelakaan lalu lintas juga terjadi di Desa Suka Ramai, Kecamatan Muara Tembesi, yakni melibatkan dua unit bus, serta tabrakan antara mobil Fortuner dan sepeda motor Vario di Kelurahan Sungai Rengas, Kecamatan Maro Sebo Ulu, yang mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain korban jiwa, beberapa orang yang terlibat tabrakan mengalami luka-luka.

“Terdapat kecelakaan di Sungai Rengas dan Jalan Ness, dengan satu korban meninggal dunia dan beberapa luka-luka. Upaya pencegahan dilakukan melalui siaga personel dan KRYD,” ujar AKP Agung Prasetyo.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang Hari, AKP Agung Prasetyo, mengklaim bahwa sejumlah kecelakaan tersebut terjadi akibat berbagai faktor. Salah satunya diduga dipicu akibat kelalaian para pengendara. Sementara sampai saat ini, pihaknya masih terus bersiaga dengan melakukan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan atau KRYD untuk memantau dan melaksanakan kegiatan patroli secara mobile guna mencegah dan menekan kasus kecelakaan.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: