KOTAJAMBI, JAMBITV.CO - Kualitas udara di Kota Jambi kembali memburuk dampak dari kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Konsentrasi partikel PM 2,5 mencapai 257 mikrogram per meter kubik atau kategori sangat tidak sehat.
Kabut asap terlihat menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Jambi, kondisi udara yang buruk terlihat dari pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan pantauan Indeks Standar Pencemaran Udara, partikel halus PM 2,5 di Kota Jambi mencapai 257 mikrogram per meter kubik. Angka ini menunjukkan kualitas udara berada pada kondisi yang perlu diwaspadai atau sangat tidak sehat. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, Mahruzar, mengatakan pekatnya kabut asap ini dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat. Warga diminta untuk tetap menggunakan masker saat berada di luar ruangan. Pasalnya, partikel PM 2,5 ini berukuran sangat kecil dan dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan yang dapat menyebabkan ISPA.
BACA JUGA:ISPA Kota Sungai Penuh tembus Ribuan Kasus, ini Himbauan Dinkes
“Saat ini sudah meningkat angka 101 dengan parameter kritis PM 2,5 dikategorikan tidak sehat,” ucapnya.
Pemerintah Kota Jambi juga terus memantau perkembangan kualitas udara. Kemudian mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah dalam mewaspadai dampak dari kabut asap.