MUAROJAMBI, JAMBITV.CO - Kebakaran hutan dan lahan di Jambi kian meluas. Api masih membakar kawasan Taman Nasional Berbak dan Sembilang. Empat helikopter water bombing diterjunkan untuk pemadaman, namun banyaknya titik api dan sulitnya medan membuat upaya pemadaman belum maksimal.
Kebakaran hutan dan lahan di Jambi kian meluas. Api masih membakar kawasan hutan di Taman Nasional Berbak, Jambi, dan Taman Nasional Sembilang, Sumatera Selatan. Upaya pemadaman dari udara pun masih menghadapi kendala. Empat helikopter water bombing diterjunkan untuk menjinakkan api, namun banyaknya titik kebakaran membuat operasi pemadaman belum maksimal. Inilah hasil pemantauan udara Tim Satgas Penanggulangan Karhutla Provinsi Jambi, Senin siang. Dari udara, sejumlah titik masih terlihat terbakar di kawasan hutan. Kebakaran terdeteksi di sejumlah wilayah, termasuk kawasan Taman Nasional Sembilang di Sumatera Selatan, yang api-nya kemudian menjalar ke kawasan Taman Nasional Berbak, Provinsi Jambi. Kondisi medan yang sulit menjadi salah satu kendala utama pemadaman. Sejumlah lokasi kebakaran berada di dalam kawasan hutan rimba, yang sulit dijangkau petugas melalui jalur darat.
BACA JUGA:Tahura Sungai Aur Dikepung Api, Karhutla Muaro Jambi Capai 100 Hektare
"Lokasi kebakaran ada di perbatasan antara Provinsi Sumatera Selatan dengan Jambi, dan kondisi sekarang api sudah menjalar masuk ke perbatasan Provinsi Jambi di Taman Nasional Sembilang," katanya.
Tak hanya di kawasan taman nasional, titik api juga masih terdeteksi di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi, di antaranya Kabupaten Muaro Jambi, Batanghari, dan Tanjung Jabung Timur. Untuk menekan perluasan api, Satgas Karhutla Jambi mengandalkan empat unit helikopter water bombing. Helikopter berulang kali menjatuhkan ribuan liter air ke lokasi kebakaran. Namun, luasnya area terbakar, banyaknya titik api, serta sulitnya medan membuat upaya pemadaman masih menghadapi tantangan besar. Petugas darat bahkan belum dapat menjangkau sejumlah titik api karena lokasinya berada di dalam kawasan hutan rimba. Sementara itu, petugas BPBD, Manggala Agni, TNI, dan Polri terus berjibaku memadamkan api. Pemadaman darat dilakukan di sejumlah lokasi yang masih dapat dijangkau.