Diterjang Api dari Tanjabtim, 30 Hektare Lahan di Sungai Aur Muaro Jambi Terbakar

Selasa 15-09-2026,09:06 WIB
Reporter : Yasri Nurhadi
Editor : Suci Mahayanti

MUAROJAMBI, JAMBITV.CO — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Muaro Jambi. Sekitar 25 hingga 30 hektare lahan di Desa Sungai Aur, Kecamatan Kumpeh, terbakar setelah api dari kawasan Hutan Tahura Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) merembet ke wilayah Muaro Jambi.

Tim gabungan BPBD, Damkar, serta Satgas TNI-Polri masih berjibaku menangani karhutla tersebut. Saat ini, kondisi di Sungai Aur mulai terkendali dan petugas fokus melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Muaro Jambi, Anari, mengatakan luas lahan yang terbakar masih dalam pendataan. Namun, berdasarkan perhitungan sementara petugas di lapangan, luasan kebakaran diperkirakan mencapai 25-30 hektare.

"Kawasan Sungai Aur saat ini sudah bisa dikendalikan dan masuk tahap pendinginan. Tim masih berada di lokasi," kata Anari.

Menurut Anari, lahan yang terbakar didominasi kawasan bertanah gambut hingga semi-gambut. Sebagian besar lahan tersebut merupakan lahan milik masyarakat.

Ia menjelaskan, kebakaran di Sungai Aur diduga bukan berasal dari titik api awal di wilayah tersebut. Api disebut merupakan jalaran dari kawasan Hutan Tahura Tanjabtim yang kemudian bergerak mengikuti arah angin hingga masuk ke wilayah Muaro Jambi.

BACA JUGA:Karhutla Mengganas di Kumpeh, 20 Hektare Lahan Gambut Dilalap Api

"Api itu jalaran dari Hutan Tahura Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Api bergeser mengikuti arus angin dan masuk ke wilayah Muaro Jambi," jelasnya.

Meski api di Sungai Aur telah berhasil dikendalikan, persoalan belum sepenuhnya selesai. Titik api di kawasan perbatasan Tanjabtim masih dilaporkan membara.

Petugas masih menghadapi kendala akses menuju lokasi yang cukup jauh. Kondisi angin yang kencang juga membuat proses pemadaman semakin sulit.

Saat angin bertiup kencang, asap dan debu sisa kebakaran beterbangan hingga menutupi udara di sekitar lokasi. Kondisi tersebut menyulitkan petugas saat melakukan pemadaman maupun pendinginan.

"Anginnya sangat kencang sekali," imbuh Anari.

Tim gabungan kini terus melakukan pemantauan dan pendinginan di kawasan Sungai Aur guna mencegah munculnya kembali titik api.(*)

Kategori :