ISPU Muaro Jambi 110-130, SD-SMP Kembali Sekolah Wajib Pakai Masker

Kamis 03-09-2026,09:45 WIB
Reporter : Yasri Nurhadi
Editor : Suci Mahayanti

MUAROJAMBI, JAMBITV.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi kembali mengizinkan siswa SD dan SMP mengikuti pembelajaran tatap muka mulai Kamis (3/9/2026). Namun, siswa diwajibkan memakai masker selama berada di sekolah karena kualitas udara masih berada pada level tidak sehat.

Sementara itu, siswa PAUD dan TK belum diperbolehkan kembali ke sekolah. Mereka masih mengikuti pembelajaran dari rumah hingga kondisi udara dinilai membaik.

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno mengatakan keputusan membuka kembali pembelajaran bagi siswa SD dan SMP dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang masih berfluktuasi.

"Mulai hari ini SD dan SMP sudah belajar seperti biasa. Namun untuk PAUD dan TK masih belajar dari rumah," kata Bambang Bayu Suseno, Kamis (3/9/2026).

BACA JUGA:WARNING !!! Kualitas Udara Sarolangun Sudah Tidak Sehat, Kurangi Aktifitas Di Luar Rumah Atau Gunakan Masker

Bambang mengatakan berdasarkan hasil pemantauan, ISPU di wilayah Muaro Jambi berada di kisaran 110 hingga 130. Kondisi tersebut membuat Pemkab tetap menerapkan sejumlah pembatasan untuk melindungi kesehatan siswa.

Salah satunya adalah kewajiban menggunakan masker selama kegiatan belajar mengajar. Pemkab Muaro Jambi juga telah mendistribusikan masker ke sekolah-sekolah, termasuk masker medis dan masker khusus hijab.

"Anak-anak tetap wajib menggunakan masker selama berada di sekolah. Pemerintah daerah sudah mendistribusikan masker ke seluruh SD dan SMP, termasuk masker biasa dan masker hijab," ujarnya.

Selain masker, sekolah juga diminta tidak menggelar kegiatan pembelajaran di luar ruangan. Seluruh aktivitas siswa untuk sementara difokuskan di dalam kelas.

BACA JUGA:Pemkot Jambi Bagikan Masker, Warga Diminta Pantau ISPU di Tengah Kabut Asap

"Untuk sementara kegiatan siswa dilakukan di dalam kelas dan tidak ada kegiatan di luar kelas. Ini untuk menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak," jelas Bambang.

Berbeda dengan SD dan SMP, kegiatan belajar PAUD dan TK masih dilakukan dari rumah. Kebijakan ini akan terus dievaluasi mengikuti perkembangan kualitas udara di Muaro Jambi.

Bambang menegaskan kebijakan tersebut bukan keputusan permanen. Jika kualitas udara membaik, Pemkab akan menyesuaikan kembali kebijakan pembelajaran bagi seluruh jenjang pendidikan.

"Keputusan ini akan kami evaluasi kembali sesuai dengan kondisi kualitas udara. Kalau kondisinya sudah membaik, tentu kebijakan akan disesuaikan," katanya.

Pemkab Muaro Jambi berharap kualitas udara segera membaik agar aktivitas pendidikan seluruh jenjang, termasuk PAUD dan TK, dapat kembali berjalan normal.

Kategori :