Akses Antarprovinsi Terputus, Longsor Hantam Ruas Jalan Km 20 Sungai Penuh

Sabtu 29-11-2025,14:35 WIB
Reporter : Dewi Wilona
Editor : Suci Mahayanti

SUNGAIPENUH, JAMBITV.CO - ‎Tingginya intensitas hujan menyebabkan salah satu jalan penghubung antara Kota Sungai Penuh dan Sumatera Barat (Sumbar) Km 20 mengalami longsor. Dari kejadian ini 1 cafe ambruk, serta jalan terputus.

‎hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Sungai Penuh kembali memicu terjadinya bencana tanah longsor, yang menyebabkan satu cafe ambruk, serta material longsor menutupi badan jalan di Km 20 ruas Sungai Penuh tapan sejak Kamis kemarin. Sehingga arus lalu lintas terhambat.

BACA JUGA:Longsor di Jalan Lintas Jambi-Sumbar, Dinas PUPR Provinsi Jambi Akan Koordinasi Dengan Tim Alkal

Kanit Turjawali Satlantas Polres Kerinci Ipda Debi Rusadi menyampaikan, setibanya di lokasi, pihak kepolisian langsung melakukan pengaturan dan penjagaan arus lalu lintas, untuk mencegah kemacetan, serta memastikan keamanan pengguna jalan. Mengingat jalan tersebut juga akses utama perlintasan masyarakat yang menghubungkan antar provinsi. Selain itu, ‎Ipda Debi juga menghimbau kepada masyarakat agar tertib berkendara, serta menunda perjalanan yang melewati jalur tersebut sampai kondisi kembali aman.

“saya informasikan kepada masyarakat yang akan menggunakan jalur jalan raya di perbatasan Provinsi Sumatra Barat dengan Provinsi Jambi, untuk sementara menunda perjalanan karena pada saat ini di Km 20 puncak Sungai Penuh terjadi longsor, pada saat ini diupayakan untuk pembersihan oleh Balai Jalan dan Dinas Pupr Kota Sungai Penuh.” Ujar debi rusadi.

BACA JUGA:Ruas Jalan Desa Di Pemayung Putus di Terjang Longsor

Adapun saat ini, lokasi kejadian masih dalam tahap pembersihan dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua secara perlahan. ‎petugas juga terus berjaga dan memastikan proses pembersihan, dapat segera dilakukan agar akses transportasi kembali normal.

“Untuk situasi dijalanraya sungai penuh menuju tapan atau sebaliknya tapan menuju sungai penuh masih terhambat oleh bencana alam tanah longsor, untuk masterial masih menumpuk dan telah dihubungi dinas terkait untuk membersihkan.” Ujar dewa putra chanita.

Kategori :