Korban Kebakaran Jelutung Dapat Bantuan Uang Tunai Masing-Masing Rp 2 Juta
Korban Kebakaran Jelutung Dapat Bantuan Uang Tunai Masing-Masing Rp 2 Juta -Rudiansyah-Jambitv.co
KOTAJAMBI, JAMBITV.CO - Sebanyak 19 kepala keluarga korban kebakaran di Jelutung, Kota Jambi, menerima bantuan uang tunai dari Baznas Kota Jambi. Masing-masing kepala keluarga menerima bantuan sebesar dua juta rupiah untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup pasca musibah.
Bantuan uang tunai yang diberikan kepada korban kebakaran di Jelutung, Kota Jambi, ini diserahkan di Dinas Sosial Kota Jambi pada Senin, 31 Agustus 2026. Ketua Baznas Kota Jambi, Muhamad Padli, mengatakan masing-masing kepala keluarga menerima bantuan uang tunai sebesar dua juta rupiah.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup warga yang saat ini masih dalam kondisi terdampak musibah. Selain menyalurkan bantuan, Baznas Kota Jambi juga masih mengumpulkan donasi dari para muzakki di Kota Jambi. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan untuk membantu warga lainnya yang terdampak dan membutuhkan bantuan.
"19 KK yang kami berikan masing-masing KK kita bantu 2 juta untuk membantu kehidupan dia sekarang, kemudian kami juga mengumpulkan donasi," ujar Muhamad Padli, Ketua Baznas Kota Jambi.
BACA JUGA:Kepedulian Kadin Jambi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Cempaka Putih
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawarti, mengatakan Pemkot telah menyiapkan tenda pengungsian, air bersih, toilet portabel, hingga bantuan makanan bagi warga terdampak. Pemerintah Kota Jambi juga akan berkoordinasi dengan Baznas Provinsi untuk membantu warga dalam mencari tempat tinggal sementara. Selain itu, Pemkot akan mengidentifikasi kebutuhan dasar warga satu per satu, termasuk peralatan memasak dan kebutuhan pokok lainnya, agar warga dapat kembali memulai kehidupan mereka.
"Kita memasangkan tenda kemudian air bersih, toilet portabel, kemudian juga ada permakanan darurat itu kita siapkan, selanjutnya ada bantuan dari Baznas Provinsi semoga warga ini bisa mencari untuk tempat tinggal," ucapnya.
Untuk bantuan makanan, Dinas Sosial menyebut masa tanggap darurat permakanan diberikan selama tiga hari. Saat ini, masa tanggap darurat tersebut telah memasuki hari ketiga. Setelah masa tersebut berakhir, warga diharapkan dapat mulai memasak secara mandiri dengan memanfaatkan bahan sembako dan bantuan makanan yang telah tersedia di posko.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: