Lahan Kebun Sawit di Desa Bajubang Laut Terbakar
Lahan Kebun Sawit di Desa Bajubang Laut Terbakar-Pirdana Atrio-Jambi TV
BATANG HARI, JAMBITV.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Batang Hari. Kali ini, kebakaran melanda lahan perkebunan kelapa sawit milik warga di Desa Bajubang Laut, Kecamatan Muara Bulian.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa sore (04/8/2026) sekitar pukul 17.20 WIB. Setelah menerima laporan dari masyarakat, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman bersama warga dan pemilik lahan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Hari, Sholihin, mengatakan kebakaran menghanguskan lahan perkebunan kelapa sawit seluas kurang lebih 2.500 meter persegi atau sekitar 0,25 hektare.
“Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 2.500 meter persegi atau 0,25 hektare. Begitu menerima laporan dari warga, tim kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman bersama masyarakat sehingga api tidak meluas,” kata Sholihin.
Menurutnya, kebakaran ini diduga dipicu oleh kelalaian oknum warga yang melakukan aktivitas pembakaran sampah atau tunggul kayu. Namun api kemudian merambat ke lahan perkebunan kelapa sawit di sekitarnya.
“Petugas kita bersama warga akhirnya berhasil memadamkan kobaran api setelah melakukan upaya pemadaman selama kurang lebih satu setengah jam,” ungkapnya.
Terkait peristiwa ini, Sholihin kembali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama pada musim kemarau. Karena berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, yang dapat menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan ataupun membakar sampah dan tunggul kayu dengan cara dibakar. Aktivitas seperti ini sangat berisiko memicu kebakaran, terlebih saat kondisi cuaca sedang kering,” ujarnya.
Disamping itu, BPBD Kabupaten Batang Hari juga mengajak seluruh masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan titik api. Sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat, dan kebakaran tidak meluas ke area lainnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: jambitv.disway.id