Antisipasi Karhutla, Pemprov Jambi Siagakan 81 Posko di Wilayah Rawan

Antisipasi Karhutla, Pemprov Jambi Siagakan 81 Posko di Wilayah Rawan

Antisipasi Karhutla, Pemprov Jambi Siagakan 81 Posko di Wilayah Rawan-Rudiansyah-Jambitv.co

JAMBI, JAMBITV.CO – Pemerintah Provinsi Jambi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyiagakan 81 posko di seluruh wilayah rawan. Langkah ini dilakukan menyusul prediksi musim kemarau yang mencapai puncaknya pada awal Juli 2026, disertai potensi menguatnya fenomena El Nino.

‎Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi pemerintah pusat yang dihadiri Menteri Dalam Negeri, Kepala BNPB, dan Kepala BMKG untuk mengantisipasi potensi karhutla di berbagai daerah.

‎Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, mengatakan berdasarkan hasil analisis, fenomena El Nino diperkirakan menguat hingga akhir September dan berpotensi berlanjut sampai Oktober 2026. Kondisi itu dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi.

‎"Sesuai arahan Gubernur Jambi, kami telah menyiapkan 81 posko karhutla yang tersebar di kabupaten dan kota rawan. Posko ini menjadi pusat koordinasi untuk pencegahan, pemantauan, serta penanganan dini apabila terjadi kebakaran," ujar Bachyuni Deliansyah, Rabu (1/7/2026).

BACA JUGA:Waspada Ancaman Karhutla, 4 Kecamatan di Batang Hari Dianggap Paling Rawan

‎Ia menjelaskan, setiap posko akan diisi 10 personel gabungan yang berasal dari unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan relawan. Seluruh posko dijadwalkan mulai beroperasi pada 2 Juli hingga 31 Oktober 2026.

‎Selain dilengkapi peralatan pendukung, personel posko juga bertugas melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan karhutla, sekaligus memantau wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran.

‎"Jika ditemukan titik api, petugas akan segera melaporkan ke posko induk di Korem dan posko udara di Bandara VIP Lama agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," jelasnya.

‎Pemerintah Provinsi Jambi berharap kesiapsiagaan melalui pembentukan puluhan posko tersebut dapat mempercepat deteksi dini, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau tahun ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: