Pembangunan Gerai KMP Belum Tuntas, 41 Desa dan Kelurahan di Batang Hari Terkendala Aset Tanah

Pembangunan Gerai KMP Belum Tuntas, 41 Desa dan Kelurahan di Batang Hari Terkendala Aset Tanah

Pembangunan Gerai KMP Belum Tuntas, 41 Desa dan Kelurahan di Batang Hari Terkendala Aset Tanah-Pirdana Atrio-Jambi TV

BATANG HARI, JAMBITV.CO - Meski sudah memasuki pertengahan Tahun 2026, proses pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Masih dihadapi berbagai kendala, sehingga belum dapat dituntaskan.

 

Bahkan dari total 110 Desa dan 14 Kelurahan di 8 Kecamatan di Kabupaten Batang Hari. Sedikitnya terdata sekitar 41 Desa/Kelurahan, yang dipastikan belum memiliki aset tanah sesuai persyaratan yang ditentukan.

 

Kondisi ini diungkapkan oleh Idrus, Kepala Bidang Koperasi, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop & UKM) Kabupaten Batang Hari. Menurutnya, berbagai kendala yang dihadapi pengurus koperasi desa dan kelurahan merah putih saat ini, diantaranya akibat lokasi tanah yang dimiliki dinilai tidak strategis.

 

“Pada prinsipnya setiap Desa memiliki aset, salah satu contohnya Tanah Kas Desa (TKD). Cuma yang jadi kendala, aset yang dimiliki letaknya tidak strategis,” kata Idrus.

 

Sebab menurut Idrus, aset tanah yang dimiliki Desa/Kelurahan di Batang Hari tersebut jauh dari akses fasilitas publik, atau jauh dari pusat keramaian. Serta akses air bersih dan listrik, maupun akses internet yang kurang memadai.

 

“Akibat kondisi itu, gerai koperasi ini sulit untuk dibangun di Desa dan Kelurahan. Tertutama akses penerangannya, akses air, kemudian akses transfortasi menuju ke lokasi,” ujarnya.

 

Idrus memastikan, 41 Desa/Kelurahan yang belum memiliki aset sesuai kriteria tersebut. Mayoritas tersebar di Kecamatan Pemayung, yakni sebanyak 14 Desa. Kemudian Maro Sebo Ulu berjumlah 8 Desa, Mersam 6 Desa dan 1 Kelurahan, dan Kecamatan Muara Bulian sebanyak 5 Desa.

 

“Sedangkan sisanya itu ada di Kecamatan Muara Tembesi berjumlah 1 Desa dan 2 Kelurahan, Batin XXIV berjumlah 3 desa, dan 1 Desa lagi di Kecamatan Bajubang,” jelasnya.

 

Sementara 83 Desa/Kelurahan lainnya, lanjut Idrus. Dipastikan sudah terdata memiliki aset tanah yang memadai, dan mayoritas diantaranya sudah mulai melaksanakan proses pembangunan gerai.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: jambitv.disway.id