Waspada Ancaman Karhutla, 4 Kecamatan di Batang Hari Dianggap Paling Rawan
Waspada Ancaman Karhutla, 4 Kecamatan di Batang Hari Dianggap Paling Rawan-Pirdana Atrio-Jambi TV
BATANG HARI, JAMBITV.CO - Sebagai langkah pencegahan dan meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Batang Hari saat ini telah melakukan pemetaan atau memitigasi setiap wilayah yang dianggap rawan.
Bahkan dari hasil pemetaan, terdata 4 dari 8 Kecamatan yang tersebar di Daerah setempat, dianggap paling rawan atau beresiko tinggi terjadinya karhutla.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Batang Hari, Sholihin mengungkapkan. 4 Kecamatan yang dianggap beresiko tinggi terjadinya karhulta tersebut, diantaranya seperti Kecamatan Muara Bulian Bajubang, Pemayung, dan Kecamatan Maro Sebo Ulu.
“Itu ada dibeberapa spot. Contohnya seperti di Muara Bulian, itu ada di kawasan Dusun Senami. Kalau Bajubang itu di Desa Bungku, Pemayung ada di Desa Selat. Kalau Maro Sebo Ulu ada juga di beberapa titik,” ungkapnya.
Menurut Sholihin, beberapa Wilayah yang dianggap paling rawan tersebut diketahui memiliki kawasan hutan dan lahan perkebunan yang cukup luas. Serta kerap ditemukan kasus kebakaran hutan dan lahan dalam setiap tahunnya.
“Kalau kita lihat dari kejadian sebelumnya, kawasan yang terbakar ini umumnya akibat kebiasaan masyarakat yang membuka kebun dengan cara dibakar,” tegasnya.
Sholihin menambahkan, untuk 4 Kecamatan lainnya seperti Muara Tembesi, Batin XXIV, Maro sebo ilir dan kecamatan mersam. menurut sholihin juga tetap harus diwaspadai, lantaran masuk dalam zona rawan karhutla. sehingga pihak bpbd kabupaten batang hari meminta kepada seluruh masyarakat dan juga pihak perusahaan, untuk tetap berperan aktif membantu pemerintah daerah mencegah munculnya kasus kebakaran hutan dan lahan.
“Kita masih tetap memitigasi untuk mematangkan upaya pencegahan. Semua resiko bencana di Batang Hari akan kita susun dan kita kaji,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: jambitv.disway.id