Waspada Penipuan Loker Luar Negeri, Pemkab Batang Hari Imbau Warga Cek Legalitas
Waspada Penipuan Loker Luar Negeri, Pemkab Batang Hari Imbau Warga Cek Legalitas--
BATANG HARI, JAMBITV.CO - Maraknya aksi penipuan lowongan kerja ke luar negeri yang cukup menggiurkan para pencari kerja, Pemerintah Kabupaten Batang Hari mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah percaya dengan tawaran kerja secara daring atau online.
Maraknya aksi penipuan secara daring atau online scam, khususnya yang berkedok penawaran kerja, Pemerintah Kabupaten Batang Hari saat ini mulai mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tawaran kerja di luar negeri yang tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur atau SOP yang diterapkan pemerintah.
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Isah, selaku Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Batang Hari. Ia meminta kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dan tergiur dengan informasi ataupun iklan penawaran lowongan kerja di luar negeri yang beredar di media sosial. Terlebih baru-baru ini tidak sedikit warga negara Indonesia dari berbagai provinsi ataupun daerah yang terjebak atau menjadi korban penipuan lowongan kerja di Kamboja. Bahkan, beberapa orang di antaranya diketahui berasal dari Provinsi Jambi.
BACA JUGA:Pemkab Batang Hari Usulkan Kuota Gas Subsidi sebanyak 4 Juta Tabung
“Kami selaku Plt. Disnakerin Kabupaten Batanghari mengimbau kepada warga masyarakat Batang Hari jangan tergoda dengan iklan-iklan ataupun brosur-brosur yang ada di media sosial, pastikan dulu dengan cek kebenaran iklan-iklan peluang kerja di luar negeri,” ungkap Isah, Plt. Kepala Disnakerin Batang Hari.
Di samping mewaspadai informasi scam online lowongan kerja yang beredar di media sosial, Pemkab Batang Hari juga meminta masyarakat khususnya para pencari kerja untuk mencari informasi melalui petugas Disnakerin daerah setempat, terutama ketika mendapat tawaran kerja di luar negeri. Yakni untuk melakukan verifikasi terhadap informasi tersebut dan membantu para pencari kerja masuk dalam daftar calon tenaga kerja legal agar terhindar dari aksi penipuan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: