HLG Londerang Terbakar Lagi, Al Haris dan Danrem Turun Tangan

HLG Londerang Terbakar Lagi, Al Haris dan Danrem Turun Tangan

HLG Londerang Terbakar Lagi, Al Haris dan Danrem Turun Tangan-Arfani-Jambitv.co

TANJUNGJABUNGTIMUR, JAMBITV.CO -Kawasan Hutan Lindung Gambut Londerang kembali terbakar. Gubernur Al Haris bersama Danrem 042/Gapu meninjau lokasi dan memantau pemadaman. Tim gabungan juga menguji dua jenis zat pemadam untuk menangani api di lahan gambut. Al Haris menegaskan larangan membakar lahan.

Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di kawasan Hutan Lindung Gambut Londerang. Lokasi ini berada di perbatasan Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Kabupaten Muaro Jambi. Gubernur Jambi Al Haris bersama Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Nyamin, turun langsung ke lokasi, Rabu (16/9/2026). Keduanya meninjau kondisi kebakaran sekaligus memantau proses pemadaman yang telah dilakukan tim gabungan sejak sehari sebelumnya. Al Haris menyebut, kawasan HLG Londerang sebelumnya juga sempat terbakar dan tim gabungan telah melakukan pemadaman di lokasi tersebut sekitar sepekan lalu.

BACA JUGA:Karhutla Jambi Al Haris Minta Alat Berat Untuk Padamkan Karhutla Di Berbak Sembilang Kota Jambi

Pemirsa, dalam peninjauan ini Al Haris bersama Danrem 042/Gapu juga menyaksikan uji coba zat khusus untuk memadamkan api di lahan gambut. Dua jenis zat diuji, yaitu dalam bentuk cairan dan serbuk, untuk melihat efektivitasnya dalam memadamkan api dan membasahi lapisan gambut. Ia mengatakan metode ini diuji karena api di lahan gambut dapat menjalar di bawah permukaan dan sulit dipadamkan. Al Haris menegaskan pemerintah bersama tim gabungan akan terus melakukan penanganan karhutla. Ia juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Sementara itu, luas lahan yang terbakar dalam kejadian terbaru ini masih dalam pendataan. Tim gabungan masih melakukan pengecekan dan pemadaman untuk mencegah api meluas.

"Saya selalu mengimbau masyarakat, mari kita cegah kebakaran hutan untuk membuka lahan. Stop. Tidak ada lagi bahasa apapun, kita harus stop membakar lahan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: