Program IP 300 di Tanjabtim Belum Optimal, Infrastruktur dan Air Jadi Kendala Utama

Program IP 300 di Tanjabtim Belum Optimal, Infrastruktur dan Air Jadi Kendala Utama

Program IP 300 di Tanjabtim Belum Optimal, Infrastruktur dan Air Jadi Kendala Utama-Wahyu-Jambitv.co

MUARASABAK, JAMBITV.CO — Upaya peningkatan Indeks Pertanaman (IP) 300 atau pola tanam padi tiga kali setahun di Kabupaten Tanjabtim masih menghadapi berbagai hambatan di lapangan. Program yang menjadi prioritas nasional ini dinilai belum berjalan maksimal akibat sejumlah kendala teknis.

Kabid Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tanjabtim menyebutkan, IP 300 merupakan langkah strategis untuk meningkatkan frekuensi panen padi dari dua kali menjadi tiga kali dalam setahun. Namun, realisasinya di daerah masih jauh dari target.

Menurutnya, beberapa faktor utama yang menjadi penghambat antara lain keterbatasan ketersediaan air irigasi, kondisi infrastruktur pertanian yang belum memadai, kualitas dan usia benih, serta kesiapan petani dalam menerapkan pola tanam intensif.

BACA JUGA:Harga Cabai di Tanjab Timur Anjlok Drastis, Pedagang Sebut Stok Melimpah

“Penerapan IP 300 di Tanjabtim belum optimal karena masih banyak kendala teknis yang dihadapi petani di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2025 lalu capaian IP di Tanjabtim baru berada di angka 2,65, yang berarti belum mencapai target ideal tiga kali tanam dalam setahun.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Tanjabtim terus berupaya mendorong peningkatan indeks pertanaman melalui berbagai langkah, seperti perbaikan jaringan irigasi, pendampingan kepada petani, serta penyaluran bantuan sarana produksi pertanian.

Selain itu, petani juga didorong untuk menggunakan benih padi varietas super genjah yang memiliki masa panen lebih cepat, yakni sekitar 75 hingga 80 hari, guna mempercepat siklus tanam.

Pemerintah daerah tetap optimistis, dengan optimalisasi lahan potensial dan dukungan berkelanjutan, program IP 300 dapat terealisasi dan berdampak pada peningkatan produksi padi serta penguatan ketahanan pangan di Tanjabtim.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: