Perum Bulog Kanwil Jambi Salurkan Bantuan Beras untuk 62.167 Keluarga Penerima Manfaat

Perum Bulog Kanwil Jambi Salurkan Bantuan Beras untuk 62.167 Keluarga Penerima Manfaat

Pemimpin Perum Bulog Kanwil Jambi Ali Ahmad Najih-Arfani-Jambitv.co

KOTA JAMBI, JAMBITV.CO —  Perum bulog Kanwil Jambi melalui program bantuan pangan nasional telah memulai penyaluran beras sebanyak 10 kilogram per keluarga untuk 62.167 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di tiga wilayah, yaitu Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Batanghari. Total bantuan yang disalurkan mencapai 621.670 kilogram beras.

Ali Ahmad Najih Amsari Pemimpin Perum Bulog Kanwil Jambi menjelaskan, program bantuan pangan ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat sekaligus mengatasi kerawanan pangan, kemiskinan, stunting, gizi buruk, serta mengendalikan dampak inflasi. Program ini juga menjadi bentuk perlindungan terhadap produsen dan konsumen.

“Penyaluran beras 10 kilogram ini berdasarkan data yang kami terima dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Bantuan ini merupakan alokasi bulan Desember 2024, yang harus selesai disalurkan 100% paling lambat 16 Desember,” ujar Ali, Senin (2/12).

BACA JUGA:Bulog Jambi Siapkan 14.300 Ton Beras Untuk Antisipasi Gagal Panen Musim Kemarau

Penyaluran bantuan pangan dimulai pada 2 Desember 2024 dan dilakukan secara bertahap di tiga wilayah:

Kota Jambi: 27.283 KPM dengan total beras 272.830 kg, disalurkan pada 2–4 Desember.

Kabupaten Batanghari: 19.450 KPM dengan total beras 194.500 kg, disalurkan pada 4–6 Desember.

Kabupaten Muaro Jambi: 15.434 KPM dengan total beras 154.340 kg, disalurkan pada 9–10 Desember.

“Sebagian besar bantuan sudah tersalurkan, dan sisanya sedang dalam proses penyelesaian sesuai jadwal,” jelasnya.

BACA JUGA:Pemkab Batanghari Siapkan 5,1 Ton Beras Untuk Gerakan Pangan Murah

Ali berharap bantuan pangan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan beras untuk dua minggu ke depan. 

Program bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga, terutama di tengah tantangan ekonomi yang sedang dihadapi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: