Harga Cabai di Tanjab Timur Anjlok Drastis, Pedagang Sebut Stok Melimpah
Harga Cabai di Tanjab Timur Anjlok Drastis, Pedagang Sebut Stok Melimpah-Wahyu-Jambitv.co
TANJABTIMUR, JAMBITV.CO – Harga cabai di Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengalami penurunan drastis dalam beberapa pekan terakhir. Setelah sempat melonjak hingga Rp80 ribu per kilogram, kini harga cabai merah di Pasar Tradisional Talang Babat, Muara Sabak,Sabtu ( 28/03/26) turun tajam menjadi sekitar Rp25 ribu per kilogram.
Tak hanya cabai merah, penurunan juga terjadi pada cabai hijau atau cabai kampung. Saat ini, harganya berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram, jauh lebih rendah dibandingkan beberapa pekan lalu yang sempat menyentuh angka Rp95 ribu per kilogram.
Para pedagang menyebutkan, turunnya harga cabai ini dipengaruhi oleh melimpahnya pasokan di pasaran. Stok cabai dari pasar induk di Kota Jambi meningkat, ditambah hasil panen petani yang juga sedang tinggi.
BACA JUGA:Harga Cabai di Pasar Aurduri Jambi Melambung Pasca Lebaran
Anwar, salah satu pedagang cabai di Pasar Talang Babat, mengatakan kondisi ini membuat harga tidak bisa bertahan di level tinggi.
“Penurunan ini karena stok di pasar induk Kota Jambi sangat banyak, ditambah suplai dari petani juga lagi melimpah. Jadi otomatis harga turun,” ujar Anwar.
Meski demikian, penurunan harga ini justru disambut baik oleh masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga yang selama ini terbebani dengan tingginya harga bahan pokok.
Silvi, salah satu pembeli, mengaku lega dengan kondisi harga cabai saat ini. Ia berharap tren penurunan ini juga diikuti oleh komoditas lainnya.
“Senang sekali sekarang harga cabai sudah turun, jadi lebih terjangkau. Semoga harga bahan pokok lainnya juga bisa ikut stabil,” kata Silvi.
Penurunan harga cabai ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus menstabilkan inflasi bahan pangan di wilayah Tanjab Timur. Pemerintah daerah pun diharapkan terus memantau distribusi dan ketersediaan pasokan agar harga tetap terkendali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: