Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Telanaipura Hangus Terbakar
Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Telanaipura Hangus Terbakar-Arfani-Jambi TV
JAMBI, JAMBITV.CO - Si jago merah kembali menghanguskan satu unit rumah Jalan Mayjen sutoyo RT 09, Pematang Sulur, Telanaipura, yang diduga akibat korsleting listrik di bagian dapur. Dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan Kota Jambi, mengerahkan sembilan armada untuk melakukan pemadaman dan evakuasi di lokasi kejadian.
Telah terjadi musibah kebakaran di Jalan Mayjen Sutoyo RT 09, Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, pada Jumat, (27/2), yang menghanguskan satu unit rumah. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di bagian dapur bangunan nonpermanen. Asap pertama kali terlihat dari area dapur sebelum api membesar dan diketahui pemilik rumah.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara bersama-sama, namun kencangnya arah angin membuat kobaran api cepat membesar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik rumah mengalami syok akibat kejadian, dan terdapat tiga tabung gas serta 1 unit motor hangus terbakar.
BACA JUGA:Enam Kebakaran Terjadi di Tanjab Timur Awal 2026, Akses Sulit Jadi Kendala Pemadaman
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi turun langsung ke lokasi dan berjibaku memadamkan api selama kurang lebih satu jam dengan mengerahkan sembilan armada. Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran maupun kobaran api, termasuk untuk melakukan siaran langsung di media sosial seperti TikTok. Warga diminta tetap waspada, menjaga jarak dari lokasi kejadian, serta mendoakan agar proses pemadaman dan evakuasi dapat berjalan lancar.
"Pada saat ini tidak ada korban jiwa, cuma kondisi dari pemilik rumah sedang kondisi shock dan juga sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim 119, terbakar hanya 1 unit rumah. Kendala yang ditemukan saat memadamkan yaitu banyak sekali warga yang live pada saat kita melaksanakan pemadaman dan mengganggu petugas pemadam kebakaran, dan oleh karena itu bertindak tegas mengingatkan kepada masyarakat jangan sekali-kali melakukan live pada saat kejadian kebakaran, bayangkan kalau rumah kita yang kebakar diambil dokumentasinya atau di-live-kan oleh orang lain, bukannya berduka, bukannya membantu, lebih bagus berdoa,” ungkap Mustari Affandi, Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: