Dua Jemaah Haji Kloter 1 BTH 13 Batal Berangkat Karena Sakit
Dua Jemaah Haji Kloter 1 BTH 13 Batal Berangkat Karena Sakit-Rudiansyah-Jambitv.co
KOTAJAMBI, JAMBITV.CO – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi terus mematangkan persiapan menjelang keberangkatan kloter pertama jamaah calon haji (CJH) tahun 2026.
Kloter pertama yang tergabung dalam BTH 13 dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Selasa, 5 Mei 2026.
Sebanyak 445 orang yang terdiri dari jamaah dan petugas haji akan diberangkatkan, seluruhnya berasal dari Kota Jambi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 93 orang merupakan jamaah lanjut usia (lansia) yang akan mendapat perhatian khusus selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji.
Kepala Bidang Bina Haji dan Umrah serta Pelayanan Haji Kanwil Kemenhaj Jambi, Majdi, mengatakan bahwa para calon jamaah dijadwalkan mulai masuk ke Asrama Haji pada Selasa pagi pukul 08.00 WIB untuk menjalani proses penerimaan dan serah terima.
“Seluruh jamaah akan masuk asrama haji mulai pukul 08.00 WIB untuk proses administrasi dan persiapan sebelum diberangkatkan,” ujar Majdi.
BACA JUGA:211 Calon Jemaah Haji Batang Hari Berangkat dalam Dua Kloter Mei Nanti
Namun, menjelang keberangkatan, dua orang calon jamaah haji asal Kota Jambi dipastikan batal berangkat karena kondisi kesehatan. Keduanya merupakan pasangan suami istri yang telah mengajukan penundaan keberangkatan.
“Ada dua jamaah yang batal berangkat karena sakit, dan sudah mengajukan penundaan. Posisi mereka langsung digantikan oleh jamaah cadangan yang sebelumnya sudah disiapkan,” jelasnya.
Pihak Kanwil memastikan proses pergantian dilakukan dengan cepat agar dokumen administrasi dan visa jamaah pengganti dapat segera diproses tanpa menghambat jadwal keberangkatan.
Untuk mendukung pelayanan jamaah lansia, panitia juga telah menyiapkan satuan tugas khusus yang berjumlah sekitar 34 orang. Satgas ini akan fokus memberikan pendampingan kepada jamaah lanjut usia selama proses ibadah.
Selain itu, berbagai persiapan teknis juga telah dilakukan, mulai dari apel gabungan hingga rapat koordinasi lintas instansi guna memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar sesuai standar operasional.
“Semua persiapan teknis sudah kami lakukan, termasuk koordinasi lintas sektor, agar keberangkatan jamaah berjalan aman dan lancar,” tutup Majdi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: