Pemerintah Bagikan Ribuan Masker Ke Pengendara

Pemerintah Bagikan Ribuan Masker Ke Pengendara

Pemerintah Bagikan Ribuan Masker Ke Pengendara--Jambitv.co

BATANGHARI, JAMBITV.CO - Kabut asap di Kabupaten Batang Hari semakin pekat. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah turun ke jalan dan membagikan ribuan masker kepada para pengendara. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tetap waspada terhadap paparan asap karhutla.

Semakin memburuknya kualitas udara yang membuat kian pekatnya kabut asap di Kabupaten Batang Hari mendorong pihak pemerintah daerah setempat untuk turun ke jalan dan membagikan ribuan masker kepada para pengendara yang melintas di Muara Bulian.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari, Inov Romanov, mengatakan sedikitnya ada tiga ribu lembar masker yang dibagikan kepada pengendara.

Upaya ini dilakukan sebagai salah satu langkah pemerintah daerah untuk mengantisipasi dan mencegah dampak paparan asap, termasuk risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Terlebih saat ini, angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) masih bertahan di level berbahaya.

BACA JUGA:Dinkes Provinsi Jambi Bagikan 2.000 Masker dan Siapkan Posko Kesehatan Darurat Antisipasi Kabut Asap

"Dari Dinas LH sudah terbit bahwa angka ISPU pada hari ini kategorinya sudah sangat tidak baik, sudah buruk pada cuaca hari ini. Jadi kami dari BPBD dan dari Posko Satgas Karhutla, TNI-Polri, Damkar, Satpol PP, Tagana, dan personel lainnya yang ada di Masyarakat Peduli Api juga untuk ikut serta membagikan masker sebanyak 3.000 unit atau 3.000 masker," ujarnya.

Menurutnya, pembagian masker untuk tahap awal ini dipusatkan di Kota Muara Bulian mengingat tingginya mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Selanjutnya, kegiatan serupa akan menyasar sejumlah kecamatan lain.

Tak hanya membagikan masker, Satgas Karhutla Kabupaten Batang Hari juga terus mengimbau masyarakat agar tidak lagi melakukan aktivitas pembakaran hutan dan lahan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: