Jambitv.co, Batanghari – Dari 8 Kecamatan di Kabupaten Batanghari, kecamatan Bajubang rawan pangan karena minim produksi pertanian. Khususnya pada sektor pertanian padi.
Pemerintah kabupaten Batanghari saat ini tengah gencar melakukan pemetaan untuk memaksimalkan gerakan pangan di daerah setempat. Namun dalam upaya ini, dari 8 kecamatan di daerah setempat, kecamatan Bajubang dianggap paling berpotensi rawan pangan. BACA JUGA:Tim Pengabdian Mahasiswa Berhasil Mengolah Limbah Sekam Padi Menjadi Biobriket Kepala dinas pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Batanghari, Farizal mengatakan, bahwa kecamatan ini dianggap rawan pangan karena wilayah tersebut sangat minim lahan pertanian yang produktif. Khususnya produksi tanaman padi karena faktor lahan yang tidak mendukung. BACA JUGA:Dampak Kekeringan, 146 Hektar Lahan Padi di Batanghari Gagal Panen “Di daerah-daerah rawan pangan itu tersebar ada di beberapa kecamatan tapi yang menonjol itu Bajubang. Karena Bajubang inikan lahan sawah basahnya minim sekali. Ada antisipasi kerawanan pangan ini ada kebijakan yaitu pak Bupati menerapkan semua PNS dan ASN yang ada di OPD ada gerakan membeli beras petani lokal” ujarnya Fariza. BACA JUGA:Panen Raya Padi, Bupati Mhd. Fadhil Arief Komitmen Bantu Petani Sementara untuk mengantisipasi kondisi tersebut, berbagai langkah tengah diupayakan oleh pemerintah kabupaten Batanghari. Salah satunya mewajibkan seluruh aparatur sipil negara atau ASN di lingkup pemerintah daerah setempat untuk membeli beras lokal yang di produksi petani. Serta bekerjasama dengan Perum Bulog Jambi.Kecamatan Bajubang Rawan Pangan Karena Minim Produksi Pertanian
Senin 30-10-2023,09:38 WIB
Reporter : Pirdana Atrio
Editor : Ade Putra
Kategori :
Terkait
Senin 29-12-2025,08:09 WIB
Fadhil Arief Kembali Pimpin PPP Jambi
Rabu 26-11-2025,12:14 WIB
Ratusan Warga Desa Benteng Rendah Lakukan Unjuk Rasa, Minta Pemkab Cabut Jabatan Kepala Desa
Senin 24-11-2025,13:14 WIB
BPBD Kabupaten Batang Hari Himbau Masyarakat untuk Waspadai Cuaca Ekstrem
Kamis 23-10-2025,10:21 WIB
Pencurian sawit di Maro Sebo Ilir, 2 unit sepeda motor pelaku dibakar warga
Rabu 15-10-2025,12:07 WIB
Efisiensi Anggaran Pusat, Relokasi Warga Orang Kayo Hitam di Batang Hari Tertunda
Terpopuler
Selasa 10-02-2026,09:56 WIB
Kasus Penganiayaan Maut Warga Koto Tebat, Keluarga Korban Minta Proses Hukum Ditegakkan
Selasa 10-02-2026,09:53 WIB
Terungkap !! Modus Korupsi PJU Kerinci Bukan Soal Volume Pekerjaan
Selasa 10-02-2026,09:47 WIB
Jelang Ramadhan, Wakil Bupati Muaro Jambi Sidak Pasar Sengeti: Stok Aman, Harga Terkendali
Selasa 10-02-2026,09:50 WIB
Piton 6 Meter dalam Sumur Warga, Damkar Kumpeh Ulu Lakukan Evakuasi Menegangkan
Selasa 10-02-2026,09:37 WIB
Provinsi Jambi Dapat Jatah 30 Beasiswa D3, Gubernur Minta Dinas Kirim Perwakilan
Terkini
Selasa 10-02-2026,09:58 WIB
Bupati Kerinci Resmikan Peluncuran Bilik Budaya Kerinci
Selasa 10-02-2026,09:56 WIB
Kasus Penganiayaan Maut Warga Koto Tebat, Keluarga Korban Minta Proses Hukum Ditegakkan
Selasa 10-02-2026,09:53 WIB
Terungkap !! Modus Korupsi PJU Kerinci Bukan Soal Volume Pekerjaan
Selasa 10-02-2026,09:50 WIB
Piton 6 Meter dalam Sumur Warga, Damkar Kumpeh Ulu Lakukan Evakuasi Menegangkan
Selasa 10-02-2026,09:47 WIB