SAROLANGUN, JAMBITV.CO – Kualitas udara di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, kembali memburuk. Berdasarkan hasil pemantauan yang dirilis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sarolangun, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dilaporkan berada di angka 200 atau memasuki zona merah dengan kategori sangat tidak sehat.
Memburuknya kualitas udara ini diduga berkaitan dengan masih terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta munculnya titik api di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat harus kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak pencemaran udara. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sarolangun, Kurniawan, menyampaikan bahwa hasil pemantauan kualitas udara menunjukkan kondisi yang perlu diwaspadai masyarakat. Dengan ISPU yang mencapai angka 200, masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama kegiatan yang berpotensi meningkatkan paparan asap dan partikel pencemar udara. Memburuknya kualitas udara juga berdampak pada aktivitas pendidikan di Kabupaten Sarolangun. Pemerintah daerah kembali menerapkan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring), meskipun para siswa baru beberapa hari kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah. Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko paparan polusi udara terhadap para siswa. Selain itu, masyarakat diimbau menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar ruangan serta membatasi kegiatan di luar rumah apabila tidak mendesak. Anak-anak, lanjut usia (lansia), dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan perlu mendapatkan perhatian khusus karena lebih rentan mengalami dampak buruk akibat pencemaran udara. Masyarakat juga diminta terus memantau perkembangan kualitas udara dan mengikuti imbauan pemerintah daerah demi menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang semakin memburukWARNING! Kualitas Udara Sarolangun Masuk Zona Merah, ISPU Tembus Angka 200
Sabtu 24-10-2026,09:59 WIB
Reporter : Surya Abadi
Editor : Surya Abadi
Kategori :
Terkait
Sabtu 24-10-2026,19:05 WIB
Kasus Dugaan Pelecehan oleh Oknum Perawat, Bupati Hurmin Tunggu Hasil Penyidikan Polisi
Sabtu 24-10-2026,14:03 WIB
DPT di Atas 4 Ribu, Pemda Sarolangun Tambah Satu TPS Lagi Di Dua Desa
Sabtu 24-10-2026,09:59 WIB
WARNING! Kualitas Udara Sarolangun Masuk Zona Merah, ISPU Tembus Angka 200
Jumat 23-10-2026,10:27 WIB
MTQ ke-55 Provinsi Jambi Tetap Digelar 30 Oktober, Pemkot Pantau Kabut Asap
Jumat 23-10-2026,10:18 WIB
Gambut Sungai Abang Sarolangun Kembali Terbakar, 30 Hektare Hangus dalam Dua Hari
Terpopuler
Sabtu 24-10-2026,14:03 WIB
DPT di Atas 4 Ribu, Pemda Sarolangun Tambah Satu TPS Lagi Di Dua Desa
Sabtu 24-10-2026,10:32 WIB
DPRD Muaro Jambi Soroti Serapan Anggaran 2026, Progres Fisik Dinilai Rendah
Sabtu 24-10-2026,10:36 WIB
DPRD Muaro Jambi Dorong Ranperda, Layanan Kesehatan Harus Merata
Sabtu 24-10-2026,10:10 WIB
APBD Kota Jambi 2027 Diproyeksi Turun Jadi Rp1,6 Triliun, DPRD Soroti Target PAD
Sabtu 24-10-2026,09:54 WIB
Sudah Belajar 4 Bulan, 20 Siswa SDN 100 Bungo Terancam Pindah Sekolah Karena Tak Masuk Dapodik
Terkini
Sabtu 24-10-2026,19:05 WIB
Kasus Dugaan Pelecehan oleh Oknum Perawat, Bupati Hurmin Tunggu Hasil Penyidikan Polisi
Sabtu 24-10-2026,14:03 WIB
DPT di Atas 4 Ribu, Pemda Sarolangun Tambah Satu TPS Lagi Di Dua Desa
Sabtu 24-10-2026,10:36 WIB
DPRD Muaro Jambi Dorong Ranperda, Layanan Kesehatan Harus Merata
Sabtu 24-10-2026,10:32 WIB
DPRD Muaro Jambi Soroti Serapan Anggaran 2026, Progres Fisik Dinilai Rendah
Sabtu 24-10-2026,10:28 WIB