BATANGHARI, JAMBITV.CO — Lebih dari 3 ribu warga di Kabupaten Batang Hari kini dinyatakan terpapar penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat dilanda kabut asap. Bahkan, dalam sehari tercatat sekitar 56 warga menderita penyakit tersebut.
Semakin memburuknya kualitas udara akibat kasus kebakaran hutan dan lahan membuat wilayah Kabupaten Batang Hari masih diselimuti kabut asap tebal. Kondisi ini mulai berdampak pada kesehatan masyarakat, salah satunya meningkatnya kasus ISPA.
Saat ini, sedikitnya tercatat sekitar 3.349 warga yang terpapar ISPA.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari, Zuhrotus Sa'adah, mengatakan ribuan kasus ISPA tersebut terus meningkat signifikan dalam dua bulan terakhir.
BACA JUGA:Waspada! Kabut Asap Makin Pekat, ISPU Sarolangun Naik Menjadi 203,5
Dari angka 969 kasus sejak pertengahan hingga akhir Agustus 2026, sepanjang September lalu bertambah 2.324 kasus. Sementara berselang satu hari, tepatnya pada 1 Oktober, ditemukan sebanyak 56 kasus.
Zuhrotus Sa'adah mengungkapkan, jumlah kasus tersebut ditemukan tersebar di 18 puskesmas dan dua rumah sakit.
Ia juga tidak memungkiri meningkatnya kasus ISPA dipicu semakin pekatnya kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Batang Hari. Terlebih, saat ini kasus kebakaran hutan dan lahan masih terus terjadi.
Untuk meminimalisir penyakit ISPA, warga diimbau untuk selalu memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.