KOTAJAMBI, JAMBITV.CO - Kota Jambi selaku pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, serta pusat kegiatan sosial masyarakat terus berkembang secara dinamis. Pertumbuhan penduduk, tingginya mobilitas masyarakat, perkembangan kawasan permukiman, serta peningkatan aktivitas ekonomi membawa dampak positif bagi pembangunan daerah.
Di sisi lain, perkembangan tersebut turut menghadirkan berbagai tantangan dalam menjaga ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, serta keamanan lingkungan. Berbagai persoalan tersebut membutuhkan penanganan yang cepat, terkoordinasi, dan responsif.
Merespons hal tersebut, Pemerintah Kota Jambi membentuk satuan yang mampu hadir di tengah masyarakat secara humanis, cepat, tanggap, dan solutif melalui pembentukan Satuan Pengamanan Masyarakat (Satlinmas) di tingkat Kelurahan.
BACA JUGA:Pemkot Jambi Gelar Pelatihan Gandeng Dirjen Keuda Kemendagri RI
Sebagai tindak lanjut, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi mengukuhkan sekaligus membuka kegiatan pembekalan bagi anggota Satlinmas Kelurahan tahun 2026. Acara berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, pada Selasa (14/07/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menekankan pentingnya kehadiran Satlinmas di tengah masyarakat.
“Tugas pokok Satlinmas adalah melakukan pencegahan dini serta mitigasi terhadap bencana, gangguan keamanan, dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Mengingat keterbatasan personel keamanan resmi, maka peran serta masyarakat menjadi sangat penting. Bapak dan Ibu anggota Satlinmas adalah bagian dari masyarakat yang tentu memahami kondisi lingkungan sehari-hari dengan sangat baik,” ujar Maulana.
“Berbagai risiko seperti bencana alam, gangguan ketertiban, perkelahian, hingga tindak kejahatan membutuhkan kekompakan seluruh warga. Oleh karena itu, anggota Satlinmas setidaknya harus mengetahui kontak penting seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta selalu mengingat layanan darurat nomor 112,” tambahnya.
Wali Kota Maulana juga menjelaskan bahwa tingginya laju pertumbuhan penduduk menjadi salah satu tantangan keamanan tersendiri di Kota Jambi.
“Hampir setiap hari kita meresmikan tempat usaha seperti kafe maupun UMKM, bahkan ada yang berskala besar. Hal ini berpotensi menimbulkan gangguan keamanan seperti gangguan ketertiban pengunjung, kemacetan, konflik sosial, hingga risiko kebakaran. Oleh sebab itu, peran Satlinmas sangat dibutuhkan serta harus berkoordinasi dengan baik bersama unsur TNI, Polri, BPBD, dan Damkar,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa keberadaan CCTV yang terpasang melalui Program Kampung Bahagia sangat membantu Satlinmas dalam melakukan pemantauan keamanan.
“CCTV dari Program Kampung Bahagia menjadi sarana pendukung pemantauan keamanan bagi Satlinmas. Hingga akhir tahun ini, pemasangan CCTV direncanakan akan merata di seluruh wilayah Rukun Tetangga se-Kota Jambi. Sehingga apabila terjadi kejadian seperti pencurian, perampokan, hingga gangguan keamanan lainnya, Satlinmas dapat langsung menghubungi layanan darurat 112, dan rekaman dari CCTV tersebut dapat dijadikan bukti yang sah,” kata Maulana.
“Semoga Kota Jambi senantiasa terjaga keamanan dan kebersihannya, sehingga terwujudlah Kota Jambi yang Bahagia,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi, Iper Riyansuni, selaku narasumber menyampaikan bahwa pengukuhan akan dilakukan secara bertahap.
“Mengingat jumlah anggota Satlinmas di Kota Jambi mencapai 2.040 orang, kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap. Pada tahun 2025 lalu telah dikukuhkan sebanyak 360 orang, yaitu Satlinmas Kecamatan Jelutung sebanyak 210 orang dan Kecamatan Danau Sipin sebanyak 150 orang,” ujar Iper.