49 Hektar Lahan Semai Padi di Batang Hari Terdampak Banjir

Selasa 05-05-2026,17:28 WIB
Reporter : Pirdana Atrio
Editor : Pirdana Atrio

BATANG HARI, JAMBITV.CO - Tingginya intensitas curah hujan, dan cukup derasnya limpahan air dari hulu sungai. Tidak hanya berdampak terhadap lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR), namun sekitar 49 hektar lahan semai padi di Kabupaten Batang Hari, juga dikabarkan sudah terdampak bencana banjir.

 

Kondisi ini tentunya sangat berdampak terhadap para petani di daerah setempat, lantaran proses penanaman padi di lahan persawahan mereka menjadi terhambat. Dimana lahan semai padi yang terdampak bencana banjir ini, berada di 2 Kecamatan.

 

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Batang Hari, Roma Uliana mengatakan. Bahwa puluhan hektar lahan semai padi yang terdampak banjir tersebut, mayoritas berada di wilayah Kecamatan Batin 24.

 

“Paling banyak di Batin XXIV, total luas lahan yang terdampak sekitar 48 hektar. sedangkan 1   hektar lainnya, berada   di Desa Tanjung Marwo Kecamatan Muara Tembesi,” kata Roma Uliana.

 

Roma merincikan, lahan semai padi yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Batin XXIV itu tersebar di beberapa Desa. Seperti Simpang Jelutih seluas 11 hektar, Desa Jelutih seluas 30 hektar, dan Mata Gual seluas 7 Hektar.

 

“Akibat kondisi ini, yang di Desa Simpang Jelutih dan Desa Jelutih rusak semaiannya. Sehingga tidak bisa lagi untuk penanaman,” ungkapnya.

 

Selain lahan semai padi, lahan persawahan seluas lebih kurang 1,5 hektar yang sudah ditanami padi di Desa Tanjung Marwo Kecamatan Muara Tembesi, juga dipastikan terdampak banjir. Tanaman padi di Desa ini diketahui masih berusia 15 hari.

 

“Kita juga belum tau kondisinya, kita akan lihat perkembangan kedepan. Apakah bisa selamat atau tidak akibat banjir ini. Kita juga masih berupaya mencari solusi untuk membantu petani yang terkena dampak,” jelas Roma Uliana, Kabid Tanaman Pangan Dinas TPHP Batang Hari.

 

Selain akibat tingginya intensitas curah hujan, bencana banjir yang melanda lahan semai dan lahan yang telah ditanami padi tersebut. Dinilai imbas dari banjir bandang yang melanda Kabupaten Sarolangun, hingga mengakibatkan debit air sungai Batanghari meningkat signifikan.

Kategori :