Kelulusan SMA-SMK di Jambi Capai 99,6 Persen, Hanya 140 Siswa Tidak Lulus
--
JAMBITV.CO.ID– Dinas Pendidikan Provinsi Jambi mencatat tingkat kelulusan siswa SMA dan SMK tahun 2026 mencapai 99,6 persen.
Data tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar, Selasa (5/5/2026).
Menurut Umar, dari total 458 satuan pendidikan yang telah menyelesaikan pengumuman kelulusan, terdapat sebanyak 41.282 peserta didik tingkat SMA dan SMK di seluruh Provinsi Jambi.
“Dari 458 satuan pendidikan yang sudah menyelesaikan pengumuman, ada 41.282 peserta didik SMA dan SMK. Tingkat kelulusan mencapai 99,6 persen, sekitar 140 siswa tidak lulus,” ujar Umar.
Ia menjelaskan, sejumlah faktor menjadi penyebab siswa tidak berhasil menyelesaikan pendidikan, di antaranya karena sudah menikah, bekerja, hingga meninggal dunia.
Meski masih terdapat sebagian kecil siswa yang tidak lulus, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi tetap memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh sekolah atas capaian tersebut.
“Kami mengapresiasi seluruh satuan pendidikan atas kelulusan yang sudah luar biasa,” katanya.
Pengumuman kelulusan SMA dan SMK di Jambi sendiri telah dilaksanakan secara serentak pada Senin, 4 Mei 2026.
Seluruh sekolah diwajibkan menyampaikan hasil kelulusan secara daring melalui website resmi masing-masing sebagai langkah modernisasi layanan pendidikan sekaligus menghindari kerumunan.
“Kami sudah menyampaikan kepada satuan pendidikan untuk melakukan pengumuman kelulusan secara daring di website masing-masing sekolah, dan alhamdulillah seluruhnya berjalan sesuai arahan,” jelas Umar.
Selain itu, Dinas Pendidikan juga mengantisipasi potensi aksi euforia berlebihan dari siswa usai pengumuman kelulusan.
Sekolah diminta bekerja sama dengan aparat keamanan untuk memantau aktivitas siswa agar perayaan kelulusan tetap tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Langkah ini diambil untuk memastikan momen kelulusan menjadi perayaan positif tanpa aksi konvoi, coret-coret seragam, maupun kegiatan lain yang berpotensi meresahkan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: