Pelaksanaan Program Kampung Bahagia Tahap Pertama 2026 Resmi Dilaunching Wamendagri Bima Arya

Senin 27-04-2026,10:02 WIB
Reporter : Kodri
Editor : Suci Mahayanti

JAMBI, JAMBITV.CO – Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. H. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., secara resmi meluncurkan pelaksanaan Program Kampung Bahagia Tahap Pertama Tahun 2026. Peluncuran dilakukan secara virtual melalui pertemuan Zoom dan dipusatkan di RT 10, Kelurahan Kasang Jaya, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, pada Minggu (26/4/2026).

Di lokasi kegiatan, proses pelaksanaan langsung dipimpin oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A. Kegiatan peluncuran juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak, serta para kepala perangkat daerah terkait lainnya, camat, lurah, dan tokoh masyarakat setempat. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusiasme, karena dihadiri langsung oleh warga sekitar yang turut menyaksikan dimulainya berbagai rangkaian pekerjaan.

Kegiatan ini ditandai dengan dimulainya berbagai pekerjaan fisik dan program pemberdayaan masyarakat sebagai wujud nyata pembangunan yang berbasis partisipasi warga. Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan pekerjaan perbaikan dan pembangunan jalan setapak sepanjang 83 meter, pemasangan perangkat pengawasan CCTV yang terhubung secara langsung dengan Pusat Kendali Operasi Kota Jambi atau Jambi City Operation Center (JCOC), serta pelaksanaan program Organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Lingkungan (OPBM). Berbagai kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendasar sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal warga.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyampaikan bahwa pada tahap pertama ini sebanyak 797 Rukun Tetangga (RT) di seluruh wilayah Kota Jambi menjadi sasaran pelaksanaan program. Setiap RT mendapatkan alokasi dana sebesar Rp100 juta yang penggunaannya disusun bersama melalui musyawarah warga, sehingga seluruh rencana pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat. Sebelumnya, program ini telah melalui tahap sosialisasi yang mendalam dan penyusunan rencana kerja bersama warga, sehingga setiap penggunaan dana benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lingkungan masing-masing.

BACA JUGA:Gelar Sedekah Bumi, Langkah Strategis Perkuat Tradisi dan Dorong Ekonomi Lokal Menuju Kota Jambi Bahagia

Selain pembangunan fisik dan peningkatan keamanan, dana yang diberikan juga dapat digunakan untuk mendukung kegiatan ekonomi warga, perbaikan fasilitas umum, penyediaan sarana pendidikan dan kesehatan dasar, serta berbagai program sosial dan keagamaan yang dapat mempererat kebersamaan antarwarga. Seluruh proses pelaksanaan diawasi langsung oleh kelompok kerja yang dibentuk dari unsur masyarakat, dengan pendampingan dari petugas pemerintah daerah agar berjalan sesuai aturan, tepat waktu, dan tepat sasaran.

“Program ini merupakan wujud nyata pemerataan pembangunan hingga ke lingkungan terkecil. Seluruh kegiatan direncanakan, dilaksanakan, dan diawasi langsung oleh warga sendiri, sehingga rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap hasil pembangunan akan semakin tinggi. Kami menargetkan seluruh rangkaian kegiatan pada tahap pertama ini dapat diselesaikan dan diserahterimakan sepenuhnya kepada masyarakat paling lambat akhir bulan Juni 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan program ini juga didukung oleh ketersediaan tenaga pendamping yang telah disiapkan untuk membantu dan memastikan setiap langkah berjalan sesuai ketentuan. Ketua RT dan tokoh masyarakat juga diberi peran penting sebagai penggerak dan penghubung antara pemerintah dan warga, agar setiap informasi dapat tersampaikan dengan jelas dan setiap kendala dapat diselesaikan bersama.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan persiapan hingga pelaksanaan. Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat menjadi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

 BACA JUGA:Walikota Maulana Apresiasi Program “RT 17 Peduli Berbagi”, Contoh Nyata Gotong Royong Warga di Kota Jambi

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, dalam sambutannya secara virtual menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Jambi. Ia menilai Program Kampung Bahagia merupakan inovasi pembangunan yang unik dan relevan, karena mengembalikan semangat gotong royong serta menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan, bukan hanya sebagai objek penerima manfaat.

“Ini adalah terobosan yang patut dicontoh oleh daerah-daerah lain di Indonesia. Melalui pendekatan ini, pembangunan tidak hanya terlihat dari hasil fisiknya, tetapi juga memperkuat ikatan sosial, mempererat persatuan, dan meningkatkan kemandirian masyarakat. Saya berharap program ini dapat berjalan lancar, memberikan manfaat yang nyata, dan menjadikan Kota Jambi sebagai model keberhasilan pembangunan berbasis masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa program ini memastikan setiap dana yang digunakan benar-benar kembali kepada rakyat dan dirasakan dampaknya secara langsung. Ia berpesan agar peran ketua RT dan tokoh masyarakat terus diperkuat, sehingga kekompakan warga tetap terjaga dan pelaksanaan program berjalan tanpa menimbulkan perpecahan atau perselisihan di lingkungan tempat tinggal.

Wamendagri Bima Arya juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini dapat menjadi rujukan bagi daerah lain dalam melaksanakan pembangunan yang partisipatif. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat terus terjalin dengan baik agar tujuan menciptakan lingkungan yang nyaman, aman, dan sejahtera dapat terwujud secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

Program Kampung Bahagia sendiri telah diuji coba pada tahun 2025 di 67 RT sebagai proyek percontohan dan dinilai memberikan dampak positif yang signifikan, baik dari sisi perbaikan infrastruktur maupun peningkatan kebersamaan warga. Untuk tahun 2026 secara keseluruhan, program ini akan menjangkau 1.583 RT yang terbagi dalam dua tahap pelaksanaan, dengan harapan seluruh lingkungan di Kota Jambi mengalami perbaikan kualitas hidup dan terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, harmonis, dan sejahtera.

Kategori :